Lifter Eko Yuli Irawan kian dekat ke Olimpiade Paris
Rabu, 3 April 2024 6:24 WIB
Arsip foto - Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch pada perlombaan kelas 61 kilogram putra SEA Games 2023 di Taekwondo Hall, Olympic Complex, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Jakarta (ANTARA) - Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan selangkah lagi mengamankan satu tiket ke Olimpiade 2024 Paris setelah kini masuk dalam klasemen 10 besar atlet angkat besi nomor 61 kg Road to Olympic (RTO).
Dilansir dari laman resmi IWF, Selasa, kepastian tersebut diperoleh usai Eko Yuli Irawan memperoleh medali perak di nomor 61 kg snatch pada kejuaraan IWF World Cup 2024 yang berlangsung di Phuket, Thailand.
Peraih medali perak Olimpiade 2020 Tokyo tersebut melakukan total angkatan snatch 133 kg, unggul atas lifter Vietnam Nguyen Tran Anh Tuan yang menempati peringkat ketiga dengan total angkatan snatch 132 kg. Sedangkan peringkat pertama diduduki oleh lifter andalan China, Li Fabin yang melakukan total angkatan snatch 146 kg.
Sejatinya Indonesia secara hitung-hitungan telah mengamankan satu tiket Olimpiade melalui nomor 61 kg, namun tiket tersebut diperebutkan oleh Eko Yuli Irawan menghadapi Ricko Saputra.
Lewat angkatan snatch, Eko Yuli Irawan memastikan semakin dekat memperoleh tiket Olimpiade kelimanya sepanjang karir meski gagal melakukan angkatan di clean & jerk. Sedangkan Ricko Saputra yang melakukan angkatan snatch sebesar 131 kg, gagal lolos dari grup A karena tertinggal angkatan dari rekan senegaranya Eko Yuli.
Selain melalui nomor 61 kg, Indonesia juga berpeluang besar untuk mengamankan satu tiket menuju Olimpiade 2024 melalui nomor 73 kg. Di nomor 73 kg, Rahmad Erwin Abdullah dan Rizky Juniansyah bakal bersaing untuk mengamankan posisi di klasemen Road to Olympic (RTO).
Dilansir dari laman resmi IWF, Selasa, kepastian tersebut diperoleh usai Eko Yuli Irawan memperoleh medali perak di nomor 61 kg snatch pada kejuaraan IWF World Cup 2024 yang berlangsung di Phuket, Thailand.
Peraih medali perak Olimpiade 2020 Tokyo tersebut melakukan total angkatan snatch 133 kg, unggul atas lifter Vietnam Nguyen Tran Anh Tuan yang menempati peringkat ketiga dengan total angkatan snatch 132 kg. Sedangkan peringkat pertama diduduki oleh lifter andalan China, Li Fabin yang melakukan total angkatan snatch 146 kg.
Sejatinya Indonesia secara hitung-hitungan telah mengamankan satu tiket Olimpiade melalui nomor 61 kg, namun tiket tersebut diperebutkan oleh Eko Yuli Irawan menghadapi Ricko Saputra.
Lewat angkatan snatch, Eko Yuli Irawan memastikan semakin dekat memperoleh tiket Olimpiade kelimanya sepanjang karir meski gagal melakukan angkatan di clean & jerk. Sedangkan Ricko Saputra yang melakukan angkatan snatch sebesar 131 kg, gagal lolos dari grup A karena tertinggal angkatan dari rekan senegaranya Eko Yuli.
Selain melalui nomor 61 kg, Indonesia juga berpeluang besar untuk mengamankan satu tiket menuju Olimpiade 2024 melalui nomor 73 kg. Di nomor 73 kg, Rahmad Erwin Abdullah dan Rizky Juniansyah bakal bersaing untuk mengamankan posisi di klasemen Road to Olympic (RTO).
Pewarta : Fajar Satriyo
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lifter Eko Yuli raih perunggu kategori snatch Kejuaraan Dunia 2025 di Norwegia
05 October 2025 6:11 WIB
Lifter Eko minta maaf usai gagal meraih medali pada Olimpiade Paris 2024
08 August 2024 5:25 WIB, 2024
Lifter Indonesia Eko Yuli dan Ricko Saputra berebut satu tiket Olimpiade 2024 Paris
26 February 2024 4:59 WIB, 2024
Eko Yuli raih medali perak angkatan snatch di IWF Grand Prix II 2023 di Doha Qatar
07 December 2023 7:34 WIB, 2023
Lifter Eko Yuli raih dua perak di Kejuaraan Dunia IWF 2023 di Riyadh
08 September 2023 9:49 WIB, 2023
Tak masuk Pelatnas, Lifter Eko harap dukungan anggaran Kemenpora hingga Olimpiade 2024
30 November 2022 22:51 WIB, 2022
China kembali menebar ancaman pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Kolombia
26 November 2022 6:09 WIB, 2022
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB