Sabalenka senang hadapi sahabatnya Badosa di babak ketiga French Open
Jumat, 31 Mei 2024 9:01 WIB
Foto arsip - Aryna Sabalenka membalas pukulannya melawan Paula Badosa dari Spanyol selama pertandingan mereka pada hari ke 7 Miami Open di Hard Rock Stadium pada 22 Maret 2024 di Miami Gardens, Florida. ANTARA/Getty Images/AFP/ Al Bello/pri.. (Getty Images via AFP/AL BELLO)
Jakarta (ANTARA) - Petenis peringkat dua dunia Aryna Sabalenka dengan senang hati akan menghadapi sahabatnya Paula Badosa untuk memperebutkan tempat di babak 32 besar French Open pada Sabtu (1/6).
Ini akan menjadi pertemuan ketujuh mereka, namun yang pertama di Grand Slam.
"Selalu sulit menghadapi sahabat terbaik Anda dalam tur. Tetapi kami tahu bagaimana memisahkan lapangan dan kehidupan. Jadi ini selalu menjadi pertarungan yang hebat. Saya selalu menikmati bermain melawannya," kata Sabalenka, dikutip dari AFP, Jumat.
"Saya akan mengatakan bahwa saat ini 10 pemain teratas semuanya baik-baik saja satu sama lain, dan tidak ada perkelahian besar di luar lapangan."
"Bukannya kami berteman baik, tapi ini bukan sesuatu yang gila, seperti intens," ujar juara Australian Open itu.
Sekitar sepuluh tahun yang lalu, kehangatan seperti itu jarang terjadi. Serena Williams dan Maria Sharapova misalnya, mengutarakan keluhan mereka secara terbuka.
Williams tidak menyebutkan nama Sharapova saat mengkritik soal kisah asmaranya. Namun, petenis Rusia itu, serta sebagian besar pengamat lainnya, memandang kritikan tersebut merujuk pada hubungannya dengan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov.
Sharapova membalas mengkritik Williams dan hubungannya dengan pelatih Prancis Patrick Mouratoglou.
Williams juga pernah menyindir pemain lain. Petenis Amerika itu pernah datang ke konferensi pers dengan mengenakan kemeja bertuliskan "Apakah Anda melihat gelar saya?"
Hal itu merujuk pada posisinya di peringat dua setelah menjuarai Australian Open dan Wimbledon, sementara Dinara Safina berada di peringkat satu meski tak pernah meraih gelar major.
Sementara itu, pada Australian Open 2012, petenis Polandia Agnieszka Radwanska mengkritik dengusan Sharapova di lapangan. Kritikan itu kemudian dibalas dingin oleh Sharapova setelah Radwanska tersingkir dari turnamen.
Namun, saat ini tidak ada pembicaraan serupa menjelang pertemuan Sabalenka dengan Badosa.
"Dia mempunyai kepribadian yang dewasa, dia gadis yang baik, selalu membawa energi yang baik, bahkan di lapangan," kata petenis Spanyol Badosa.
"Saya pikir itu akan menyenangkan. Tentu saja berbagi lapangan dengannya setelah semua hasil yang dia lakukan dan semua ini merupakan kesenangan bagi saya."
Jika Badosa kalah untuk kelima kalinya berturut-turut melawan Sabalenka, dia akan mendapat dukungan dari pacarnya, petenis peringkat sembilan dunia, Stefanos Tsitsipas, mantan runner-up French Open.
"Saya sangat bersyukur memiliki orang seperti dia di sisi saya. Juga dalam beberapa hari ke depan, kami akan bermain ganda campuran, jadi berbagi lapangan dengannya juga, saya pikir itu membuat ini lebih istimewa."
Ini akan menjadi pertemuan ketujuh mereka, namun yang pertama di Grand Slam.
"Selalu sulit menghadapi sahabat terbaik Anda dalam tur. Tetapi kami tahu bagaimana memisahkan lapangan dan kehidupan. Jadi ini selalu menjadi pertarungan yang hebat. Saya selalu menikmati bermain melawannya," kata Sabalenka, dikutip dari AFP, Jumat.
"Saya akan mengatakan bahwa saat ini 10 pemain teratas semuanya baik-baik saja satu sama lain, dan tidak ada perkelahian besar di luar lapangan."
"Bukannya kami berteman baik, tapi ini bukan sesuatu yang gila, seperti intens," ujar juara Australian Open itu.
Sekitar sepuluh tahun yang lalu, kehangatan seperti itu jarang terjadi. Serena Williams dan Maria Sharapova misalnya, mengutarakan keluhan mereka secara terbuka.
Williams tidak menyebutkan nama Sharapova saat mengkritik soal kisah asmaranya. Namun, petenis Rusia itu, serta sebagian besar pengamat lainnya, memandang kritikan tersebut merujuk pada hubungannya dengan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov.
Sharapova membalas mengkritik Williams dan hubungannya dengan pelatih Prancis Patrick Mouratoglou.
Williams juga pernah menyindir pemain lain. Petenis Amerika itu pernah datang ke konferensi pers dengan mengenakan kemeja bertuliskan "Apakah Anda melihat gelar saya?"
Hal itu merujuk pada posisinya di peringat dua setelah menjuarai Australian Open dan Wimbledon, sementara Dinara Safina berada di peringkat satu meski tak pernah meraih gelar major.
Sementara itu, pada Australian Open 2012, petenis Polandia Agnieszka Radwanska mengkritik dengusan Sharapova di lapangan. Kritikan itu kemudian dibalas dingin oleh Sharapova setelah Radwanska tersingkir dari turnamen.
Namun, saat ini tidak ada pembicaraan serupa menjelang pertemuan Sabalenka dengan Badosa.
"Dia mempunyai kepribadian yang dewasa, dia gadis yang baik, selalu membawa energi yang baik, bahkan di lapangan," kata petenis Spanyol Badosa.
"Saya pikir itu akan menyenangkan. Tentu saja berbagi lapangan dengannya setelah semua hasil yang dia lakukan dan semua ini merupakan kesenangan bagi saya."
Jika Badosa kalah untuk kelima kalinya berturut-turut melawan Sabalenka, dia akan mendapat dukungan dari pacarnya, petenis peringkat sembilan dunia, Stefanos Tsitsipas, mantan runner-up French Open.
"Saya sangat bersyukur memiliki orang seperti dia di sisi saya. Juga dalam beberapa hari ke depan, kami akan bermain ganda campuran, jadi berbagi lapangan dengannya juga, saya pikir itu membuat ini lebih istimewa."
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polrestro Jaksel kembali panggil pasangan selebritis Baim Wong dan Paula terkait "prank"
13 October 2022 12:49 WIB, 2022
Baim Wong & Paula Verhoeven tekankan pentingnya saring informasi untuk anak
17 February 2022 19:35 WIB, 2022
WTA Finals - Badosa maju ke semifinal, Sabalenka pupuskan asa Swiatek
14 November 2021 23:00 WIB, 2021
French Open 2021 - Zidansek petenis Slovenia pertama ke semifinal Roland Garros
09 June 2021 6:59 WIB, 2021
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Libas Sociedad 4-1, Real Madrid gusur Barca dari puncak klasemen Liga Spanyol
15 February 2026 6:31 WIB
Inter Milan kokoh di puncak klasemen usai menang dramatis 3-2 kontra Juventus
15 February 2026 6:12 WIB
Tottenham Hotspur tunjuk Igor Tudor sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini
15 February 2026 5:42 WIB