Euro 2024 - Spanyol vs Inggris di final, Rodri emban peran kunci sebagai "komputer"
Sabtu, 13 Juli 2024 9:55 WIB
Gelandang timnas Spanyol, Rodri merayakan kemenangan La Roja atas Italia pada pertandingan kedua grup B Piala Eropa 2024 yang berlangsung di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, Jerman, Jumat dini hari WIB (21/6/2024). ANTARA/AFP/Patricia De Melo Moreira/pri.
Jakarta (ANTARA) - Rodrigo Hernández Cascante atau Rodri akan mengemban peran penting saat Spanyol bertemu Inggris pada final Piala Eropa 2024 di Berlin, Senin (15/7) diri hari WIB.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bahkan menyebut gelandang berusia 28 tahun itu ibarat "komputer" yang bisa menjalankan taktik sepak bola di atas lapangan layaknya sebuah program komputer.
"Kami punya Rodri sebagai komputer yang sempurna. Dia mengatur segalanya, emosi, semua momen dengan cara yang sistematis. Cara dia sangat membantu semua orang," kata De la Fuente sebagaimana diwartakan AFP pada Sabtu WIB.
Rodri sudah memperkuat Tim Matador sejak 2018 namun tidak menemukan performa terbaiknya karena ditempatkan sebagai pemain bertahan, bukan di posisi terbaiknya sebagai gelandang.
Pemain Manchester City itu akhirnya mendapatkan posisi yang semestinya di era kepelatihan Luis de la Fuente. Dengan menjadi gelandang, Rodri bisa mengatur serangan, membaca pertandingan sekaligus mengorganisir lini belakang.
"Dia mendikte permainan dengan cara dia bermain. Saya merasa Rodri adalah kunci utama permainan mereka,” kata striker Inggris Ollie Watkins dalam konferensi pers, Jumat (12/7).
Bek Real Madrid dan timnas Spanyol Dani Carvajal bahkan sangat mengagumi Rodri dan memintanya untuk meninggalkan Manchester City untuk memperkuat Los Blancos.
"Saya sering memintanya untuk datang ke Madrid,” kata Carvajal.
"Saya berkata kepadanya 'tinggalkan Manchester, tidak ada matahari di sana dan datanglah ke Madrid, kami membutuhkanmu," kata Carvajal.
Di sisi lain, Rodri memastikan belum ingin meninggalkan Manchester City yang diperkuatnya sejak meninggalkan Atletico Madrid pada 2019.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bahkan menyebut gelandang berusia 28 tahun itu ibarat "komputer" yang bisa menjalankan taktik sepak bola di atas lapangan layaknya sebuah program komputer.
"Kami punya Rodri sebagai komputer yang sempurna. Dia mengatur segalanya, emosi, semua momen dengan cara yang sistematis. Cara dia sangat membantu semua orang," kata De la Fuente sebagaimana diwartakan AFP pada Sabtu WIB.
Rodri sudah memperkuat Tim Matador sejak 2018 namun tidak menemukan performa terbaiknya karena ditempatkan sebagai pemain bertahan, bukan di posisi terbaiknya sebagai gelandang.
Pemain Manchester City itu akhirnya mendapatkan posisi yang semestinya di era kepelatihan Luis de la Fuente. Dengan menjadi gelandang, Rodri bisa mengatur serangan, membaca pertandingan sekaligus mengorganisir lini belakang.
"Dia mendikte permainan dengan cara dia bermain. Saya merasa Rodri adalah kunci utama permainan mereka,” kata striker Inggris Ollie Watkins dalam konferensi pers, Jumat (12/7).
Bek Real Madrid dan timnas Spanyol Dani Carvajal bahkan sangat mengagumi Rodri dan memintanya untuk meninggalkan Manchester City untuk memperkuat Los Blancos.
"Saya sering memintanya untuk datang ke Madrid,” kata Carvajal.
"Saya berkata kepadanya 'tinggalkan Manchester, tidak ada matahari di sana dan datanglah ke Madrid, kami membutuhkanmu," kata Carvajal.
Di sisi lain, Rodri memastikan belum ingin meninggalkan Manchester City yang diperkuatnya sejak meninggalkan Atletico Madrid pada 2019.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Prancis ingatkan AS, Greenland negara berdaulat tak boleh dipermainkan
16 January 2026 16:18 WIB
Kremlin: tak ada alasan salahkan Rusia soal insiden penemuan drone di Eropa
06 October 2025 18:48 WIB
Komisi Eropa : Uni Eropa terancam dengan aktivitas drone di kamp milter Belgia
04 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Petenis Spanyol Alcaraz juara Australian Open 2026 usai tumbangkan Djokovic
01 February 2026 21:40 WIB