Jemaah Haji Mengeluh Karena Tak Bisa Menyirih
Senin, 8 September 2014 14:15 WIB
Calon Jemaah Haji (CJH) asal Maluku Utara, Nafisah (71 tahun), mengeluh lantaran seharian tidak dapat menyirih ketika tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar. (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Seorang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Maluku
Utara, Nafisah (71 tahun), mengeluh lantaran seharian tidak dapat
menyirih ketika tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Nafisah juga mengeluhkan fisiknya yang kembali sakit karena encoknya kambuh, kata Penanggung Jawab Akomodasi PPIHD Maluku Utara, Tamhid Abubakar di Makassar, Senin.
Tahmid mengatakan, sebanyak enam orang Calon Haji (JCH) Kloter 7 asal Maluku Utara dirawat di Poliklinik Asrama Haji Sudiang, Makassar.
"Mereka itu karena kecapaian dari perjalanan jauh dan rata-rata berusia lanjut," kata Penanggung Jawab Akomodasi PPIHD Maluku Utara Tamhid Abubakar di Makassar, Senin.
Dari enam orang tersebut, Etti Suprianti satu diantaranya terpaksa menggunakan kursi roda karena tidak kuat berjalan. Sedang JCH lainnya adalah Nafisah (71) yang encoknya kambuh.
Hal lain yang juga dikeluhkan Nafisah, karena sudah seharian tidak mengunyah sirih dan tidak ada penjual sirih di sekitar asrama. Sementara dia juga mengaku tidak membawa persediaan.
Mengenai jumlah JCH kloter 7 asal Maluku, Tamhid mengatakan, komplit 455 orang yang terdiri dari 450 orang JCH dan lima orang petugas haji dan kesehatan.
"Hanya untuk kloter 8 yang tiba Selasa (8/9) pagi, hanya berjumlah berkurang dua orang JCH karena satu orang sakit dan yang satunya belum melunasi administrasi ONH," katanya.
Karena itu, lanjut dia, kuota untuk JCH Maluku Utara tahun ini sebanyak 853 orang, hanya terpenuhi sebanyak 851 orang untuk dua kloter.
Sementara daftar tunggu di wilayah Provinsi Maluku Utara diakui antara delapan hingga 10 tahun. Sedang khusus biaya perjalanan dan akomodasi dari daerah ke embarkasi/debarkasi Sultan Hasanuddin sepenuhnya ditanggung Pemkab dan Pemprov Maluku Utara. ES Syafei
Nafisah juga mengeluhkan fisiknya yang kembali sakit karena encoknya kambuh, kata Penanggung Jawab Akomodasi PPIHD Maluku Utara, Tamhid Abubakar di Makassar, Senin.
Tahmid mengatakan, sebanyak enam orang Calon Haji (JCH) Kloter 7 asal Maluku Utara dirawat di Poliklinik Asrama Haji Sudiang, Makassar.
"Mereka itu karena kecapaian dari perjalanan jauh dan rata-rata berusia lanjut," kata Penanggung Jawab Akomodasi PPIHD Maluku Utara Tamhid Abubakar di Makassar, Senin.
Dari enam orang tersebut, Etti Suprianti satu diantaranya terpaksa menggunakan kursi roda karena tidak kuat berjalan. Sedang JCH lainnya adalah Nafisah (71) yang encoknya kambuh.
Hal lain yang juga dikeluhkan Nafisah, karena sudah seharian tidak mengunyah sirih dan tidak ada penjual sirih di sekitar asrama. Sementara dia juga mengaku tidak membawa persediaan.
Mengenai jumlah JCH kloter 7 asal Maluku, Tamhid mengatakan, komplit 455 orang yang terdiri dari 450 orang JCH dan lima orang petugas haji dan kesehatan.
"Hanya untuk kloter 8 yang tiba Selasa (8/9) pagi, hanya berjumlah berkurang dua orang JCH karena satu orang sakit dan yang satunya belum melunasi administrasi ONH," katanya.
Karena itu, lanjut dia, kuota untuk JCH Maluku Utara tahun ini sebanyak 853 orang, hanya terpenuhi sebanyak 851 orang untuk dua kloter.
Sementara daftar tunggu di wilayah Provinsi Maluku Utara diakui antara delapan hingga 10 tahun. Sedang khusus biaya perjalanan dan akomodasi dari daerah ke embarkasi/debarkasi Sultan Hasanuddin sepenuhnya ditanggung Pemkab dan Pemprov Maluku Utara. ES Syafei
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Info Haji 2024 - Kemenag Sulsel ancam cabut izin travel berangkatkan CJH ilegal
03 June 2024 23:04 WIB, 2024
Kloter terakhir pemberangkatan CJH Embarkasi Makassar alami perubahan jadwal
01 July 2022 22:12 WIB, 2022
Kemenag minta CJH ikut disuntik vaksin COVID-19 sebagai persiapan ibadah haji 2021
19 April 2021 23:37 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB