Harga Cabai di Mamuju Naik
Selasa, 9 Desember 2014 5:30 WIB
Ilustrasi cabai (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Harga cabai yang dijual pedagang di pasar Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan menjadi Rp70 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir
Hasil monitoring Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Pedagangan (Koperindag) Kabupaten Mamuju, di Mamuju, Selasa, menunjukkan harga cabai naik dari Rp50 ribu menjadi Rp70 ribu per kg, atau mengalami kenaikan sebesar Rp20 ribu per kg.
Kenaikan harga cabai terjadi di sejumlah pasar di Kota Mamuju, seperti Pasar Sentral dan Pasar Regional Mamuju.
Menurut Rasman, pedagang cabai setempat mengatakan, kekurangan pasokan akibat cuaca yang kurang baik mengakibatkan produksi petani berkurang sehingga harga di pasaran naik.
"Produksi cabai selama 10 tahun terakhir di Mamuju tidak cukup baik, sehingga harga melonjak terus menerus," katanya.
Ia mengatakan, dengan produksi rendah membuat harga cabai mahal di pasaran karena sulit didapatkan dari petani yang membudidayakannya.
"Permintaan cabai di pasaran relatif tinggi, sehingga harganya terus naik, apalagi produksi memang sedikit," katanya lagi.
Kenaikan harga cabai di Mamuju dikeluhkan masyarakat, sehingga mengharapkan pemerintah memberikan solusi agar harganya turun.
"Produksi cabai yang rendah harus dipikirkan pemerintah agar dapat meningkat, sehingga harga cabai dapat turun dan tidak membebani ekonomi masyarakat," kata Ratna, salah satu ibu rumah tangga di daerah ini.
Budisantoso Budiman
Hasil monitoring Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Pedagangan (Koperindag) Kabupaten Mamuju, di Mamuju, Selasa, menunjukkan harga cabai naik dari Rp50 ribu menjadi Rp70 ribu per kg, atau mengalami kenaikan sebesar Rp20 ribu per kg.
Kenaikan harga cabai terjadi di sejumlah pasar di Kota Mamuju, seperti Pasar Sentral dan Pasar Regional Mamuju.
Menurut Rasman, pedagang cabai setempat mengatakan, kekurangan pasokan akibat cuaca yang kurang baik mengakibatkan produksi petani berkurang sehingga harga di pasaran naik.
"Produksi cabai selama 10 tahun terakhir di Mamuju tidak cukup baik, sehingga harga melonjak terus menerus," katanya.
Ia mengatakan, dengan produksi rendah membuat harga cabai mahal di pasaran karena sulit didapatkan dari petani yang membudidayakannya.
"Permintaan cabai di pasaran relatif tinggi, sehingga harganya terus naik, apalagi produksi memang sedikit," katanya lagi.
Kenaikan harga cabai di Mamuju dikeluhkan masyarakat, sehingga mengharapkan pemerintah memberikan solusi agar harganya turun.
"Produksi cabai yang rendah harus dipikirkan pemerintah agar dapat meningkat, sehingga harga cabai dapat turun dan tidak membebani ekonomi masyarakat," kata Ratna, salah satu ibu rumah tangga di daerah ini.
Budisantoso Budiman
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemprov Sulsel imbau pelaku UMKM segera urus sertifikasi halal jelang WHO 2026
30 April 2026 15:47 WIB
Perkuat konektivitas, Pemkot Bontang jajaki kerja sama logistik dengan Pelindo Regional 4
29 April 2026 10:36 WIB