Dinsos Makassar buka posko kebakaran Sabutung
Sabtu, 25 Juli 2015 19:29 WIB
Sejumlah warga mengais sisa-sisa kebakaran rumah di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/7).(ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial membuka posko kemanusian korban pasca kebakaran di Jalan Sabutung, Kokoa, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kami saat ini membuka posko kemanusiaan di Jalan Sabutung setelah kebakaran tadi pagi. Saat ini warga membutuhkan air bersih makanan, selimut sabun dan keperluan harian lainnya," ujar Kepala Bidang Pengendalian Bantuan Jaminan Kesejahteraan Dinsos Makassar Burhanuddin Galid, Sabtu.
Mengenai pengadaan dapur umum pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait temasuk PDAM dalam menyediakan air bersih untuk keperluan korban kebakaran.
"Sudah dikordinasikan dan saat ini anggota sudah mendirikan posko dan dapur umum agar warga yang terkena musibah bisa dibantu dalam hal keperluan makanan," katanya.
Sementara Kepala Seksi Bantuan Dinas Sosial Kota Makassar Abdul Rahman pada kesempatan itu menyatakan pihaknya sedang melakukan pendataan jumlah korban untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan.
"Datanya sementara di validasi untuk dicocokkan berapa jumlahnya. Sementara ini ada 140 jiwa korban yang mengalami musibah akibat kebakaran tadi pagi, " sebutnya.
Dari 140 jiwa tersebut, lanjutnya, ada 11 balita dan 24 anak sekolah sementara lainnya orang dewasa. Untuk data jumlah siswa tersebut akan di koordinasikan dengan Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sulsel untuk segera diberikan bantuan keperluan sekolah karena akan masuk sekolah pada Senin 27 Juli nanti.
"Saat ini bantuan sudah diturunkan yang sifatnya mendesak, seperti makanan, pakaian dan keperluan lainnya. Untuk siswa secepatnya di salukan bantuan agar anak-anak bisa bersekolah kembali nanti pada Senin," paparnya.
Selain Dinsos Makassar tenda PMI Makassar juga terlihat sudah dibangun untuk memberikan pengobatan terhadap korban kebakaran tersebut.
Sebelumnya, si jago merah mengamuk dan melahap sedikitnya 14 rumah di jalan Sabutung, Kokoa, Kecamatan Tallo pada Sabtu pukul 09.40 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat awalnya api berasal dari rumah Tini dan mulai membesar dan merembet kerumah warga lainnya. Diduga kelalaian memasak karena tabung gas bocor, namun dugaan lainnya adanya korlesting listrik.
Polisi Sektor Tallo masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut dan memasang garis polisi untuk dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara guna di simpulkan penyebab utamanya.
"Kami saat ini membuka posko kemanusiaan di Jalan Sabutung setelah kebakaran tadi pagi. Saat ini warga membutuhkan air bersih makanan, selimut sabun dan keperluan harian lainnya," ujar Kepala Bidang Pengendalian Bantuan Jaminan Kesejahteraan Dinsos Makassar Burhanuddin Galid, Sabtu.
Mengenai pengadaan dapur umum pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait temasuk PDAM dalam menyediakan air bersih untuk keperluan korban kebakaran.
"Sudah dikordinasikan dan saat ini anggota sudah mendirikan posko dan dapur umum agar warga yang terkena musibah bisa dibantu dalam hal keperluan makanan," katanya.
Sementara Kepala Seksi Bantuan Dinas Sosial Kota Makassar Abdul Rahman pada kesempatan itu menyatakan pihaknya sedang melakukan pendataan jumlah korban untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan.
"Datanya sementara di validasi untuk dicocokkan berapa jumlahnya. Sementara ini ada 140 jiwa korban yang mengalami musibah akibat kebakaran tadi pagi, " sebutnya.
Dari 140 jiwa tersebut, lanjutnya, ada 11 balita dan 24 anak sekolah sementara lainnya orang dewasa. Untuk data jumlah siswa tersebut akan di koordinasikan dengan Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sulsel untuk segera diberikan bantuan keperluan sekolah karena akan masuk sekolah pada Senin 27 Juli nanti.
"Saat ini bantuan sudah diturunkan yang sifatnya mendesak, seperti makanan, pakaian dan keperluan lainnya. Untuk siswa secepatnya di salukan bantuan agar anak-anak bisa bersekolah kembali nanti pada Senin," paparnya.
Selain Dinsos Makassar tenda PMI Makassar juga terlihat sudah dibangun untuk memberikan pengobatan terhadap korban kebakaran tersebut.
Sebelumnya, si jago merah mengamuk dan melahap sedikitnya 14 rumah di jalan Sabutung, Kokoa, Kecamatan Tallo pada Sabtu pukul 09.40 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat awalnya api berasal dari rumah Tini dan mulai membesar dan merembet kerumah warga lainnya. Diduga kelalaian memasak karena tabung gas bocor, namun dugaan lainnya adanya korlesting listrik.
Polisi Sektor Tallo masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut dan memasang garis polisi untuk dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara guna di simpulkan penyebab utamanya.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Pangkep : KMP Arwana beri kemudahan transportasi masyarakat pulau
25 January 2023 10:59 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Danantara dan PLN Sulselrabar bagikan 2.000 paket perlengkapan sekolah di Sultra
11 March 2026 21:39 WIB