Persiban Bantaeng terjadi dualisme hadapi Habibie Cup
Kamis, 15 Oktober 2015 14:15 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Persiban Bantaeng terjadi dualisme dengan munculnya dua tim yang sama -sama mempersiapkan diri menghadapi Turnamen Habibie Cup di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Sulawesi Selatan pada 28 Oktober - 10 November 2015.
Manajer Persiban Bantaeng A, Bakri HD yang dihubungi dari Makassar, Kamis, mengakui memang ada juga pihak yang mengaku sebagai wakil Persiban Bantaeng dan kabarnya juga tengah mempersiapkan timnya menghadapi turnamen tersebut.
"Saya tidak mau bicarakan tim yang juga mengaku Persiban Bantaeng. Satu hal yang harus saya katakan jika tim yang saya manajeri inilah yang sudah mendapat rekomendasi langsung dari Bupati Nurdin Abdullah untuk mengikuti Habibie Cup," katanya.
Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Bantaeng itu menjelaskan, SK penunjukan dirinya sebagai manajeri tim sudah ditandatangan Bupati Bantaeng sejak beberapa waktu lalu. Artinya diluar dari tim yang ditanganinya ini tidak berhak mengatas-namakan tim Persiban Bantaeng.
Terkait keputusan pihak Persiban Bantaeng B yang mengaku siap mmendatangkan sejumlah pemain bintang ISL seperti Ramhat Latief, Djayusman Triasdi, Bayu Gatra, Boaz Salossa, Risky Pellu dan beberapa nama lain, dirinya mengaku tidak akan mencampuri.
Pihaknya hanya menegaskan jika tim Persiban Bantaeng yang ditanganinya saat ini merupakan tim yang sah dan paling berhak mewakili Kabupaten Bantaeng. Kapolres Bantaeng juga mengaku sudah menyiapkan satu bus untuk mengnatr para pemai berlaga di abibie Cup.
Selain itu, menurut dia, tim Persiban Bantaeng yang di manajerinya ini bukan hanya mendapat rekomendasi dari Bupati namun juga persetujuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng.
"Jika pak bupati sudah tiba dari Jepang maka kita akan membawa pemain ini untuk diberikan arahan. Menurut rencana, Bupati Nurdin Abdullah sudah tiba 18 Oktober sehingga kita berencana bertemu pada 19 atau 20 Oktober nanti," ujarnya.
Mantan anggota DRR-RI itu sebelumnya menyatakan pihaknya akan diperkuat 100 persen pemain putra daerah pada ajang Habibie Cup. Keputusan memaksimalkan putra daerah merupakan komitmen Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah.
"Saya sudah bertemu Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah dan sudah diputuskan tidak akan mendatangkan pemain luar kecuali punya istri rang Bantaeng. Artinya beberapa nama yang sebelumnya disebut-sebut dipastikan tidak akan masuk dalam tim," jelasnya.
Keputusan Bupati Bantaeng untuk memaksimalkan pemain putra daerah memang bukan hal yang mengejutkan. Sebab hal itu juga telah dibuktikan saat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV 2014.
Pada saat itu, ratusan atlet yang memperkuat tuan rumah Bantaeng merupakan atlet putra daerah. Meski menggunakan skuad lokal atau tidak melakukan mutasi atlet namun ternyata bisa mampu meraih hasil terbaik dan menjadi pesaing Makassar sebagai juara umum.
Dia menjelaskan, untuk saat ini tim Persiban terus fokus mematangkan komposisi dan permainan antar pemain. Adapun pemain yang ada saat ini berjumlah sebanyak 20 orang dan dua diantaranya merupakan penjaga gawang.
Sementara Sekretaris Persiban Bantaeng B, Nur Alam Ilyas menyatakan telah mendapatkan dua eks Pusamania Borneo FC yakni Rahmat Latief dan Djayusman. Selain itu, pihaknya juga mengincar beberapa nama lain termasuk Hansamu Yama, Paulo Sitanggang yang merupakan mantan timnas U-19.
Manajer Persiban Bantaeng A, Bakri HD yang dihubungi dari Makassar, Kamis, mengakui memang ada juga pihak yang mengaku sebagai wakil Persiban Bantaeng dan kabarnya juga tengah mempersiapkan timnya menghadapi turnamen tersebut.
"Saya tidak mau bicarakan tim yang juga mengaku Persiban Bantaeng. Satu hal yang harus saya katakan jika tim yang saya manajeri inilah yang sudah mendapat rekomendasi langsung dari Bupati Nurdin Abdullah untuk mengikuti Habibie Cup," katanya.
Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Bantaeng itu menjelaskan, SK penunjukan dirinya sebagai manajeri tim sudah ditandatangan Bupati Bantaeng sejak beberapa waktu lalu. Artinya diluar dari tim yang ditanganinya ini tidak berhak mengatas-namakan tim Persiban Bantaeng.
Terkait keputusan pihak Persiban Bantaeng B yang mengaku siap mmendatangkan sejumlah pemain bintang ISL seperti Ramhat Latief, Djayusman Triasdi, Bayu Gatra, Boaz Salossa, Risky Pellu dan beberapa nama lain, dirinya mengaku tidak akan mencampuri.
Pihaknya hanya menegaskan jika tim Persiban Bantaeng yang ditanganinya saat ini merupakan tim yang sah dan paling berhak mewakili Kabupaten Bantaeng. Kapolres Bantaeng juga mengaku sudah menyiapkan satu bus untuk mengnatr para pemai berlaga di abibie Cup.
Selain itu, menurut dia, tim Persiban Bantaeng yang di manajerinya ini bukan hanya mendapat rekomendasi dari Bupati namun juga persetujuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng.
"Jika pak bupati sudah tiba dari Jepang maka kita akan membawa pemain ini untuk diberikan arahan. Menurut rencana, Bupati Nurdin Abdullah sudah tiba 18 Oktober sehingga kita berencana bertemu pada 19 atau 20 Oktober nanti," ujarnya.
Mantan anggota DRR-RI itu sebelumnya menyatakan pihaknya akan diperkuat 100 persen pemain putra daerah pada ajang Habibie Cup. Keputusan memaksimalkan putra daerah merupakan komitmen Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah.
"Saya sudah bertemu Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah dan sudah diputuskan tidak akan mendatangkan pemain luar kecuali punya istri rang Bantaeng. Artinya beberapa nama yang sebelumnya disebut-sebut dipastikan tidak akan masuk dalam tim," jelasnya.
Keputusan Bupati Bantaeng untuk memaksimalkan pemain putra daerah memang bukan hal yang mengejutkan. Sebab hal itu juga telah dibuktikan saat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV 2014.
Pada saat itu, ratusan atlet yang memperkuat tuan rumah Bantaeng merupakan atlet putra daerah. Meski menggunakan skuad lokal atau tidak melakukan mutasi atlet namun ternyata bisa mampu meraih hasil terbaik dan menjadi pesaing Makassar sebagai juara umum.
Dia menjelaskan, untuk saat ini tim Persiban terus fokus mematangkan komposisi dan permainan antar pemain. Adapun pemain yang ada saat ini berjumlah sebanyak 20 orang dan dua diantaranya merupakan penjaga gawang.
Sementara Sekretaris Persiban Bantaeng B, Nur Alam Ilyas menyatakan telah mendapatkan dua eks Pusamania Borneo FC yakni Rahmat Latief dan Djayusman. Selain itu, pihaknya juga mengincar beberapa nama lain termasuk Hansamu Yama, Paulo Sitanggang yang merupakan mantan timnas U-19.
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Raymond/Joaquin usung misi balas dendam lawan ganda Malaysia pada final Indonesia Open
07 June 2026 5:25 WIB