Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga Swadaya Masyarakat atau Non Government Organisation (NGO) PUM Netherlands siap memberikan bantuannya kepada Pemerintah Kota Makassar khususnya relawan tenaga ahli dalam bidang pengembangan pembangunan kota.

"Makassar sudah semakin dikenal oleh dunia dan terbukti banyaknya NGO dari luar negeri menawarkan bantuan dan kerja sama seperti NGO PUM Netherlands ini," ujar Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, bantuan relawan tenaga ahli yang ditawarkan oleh NGO PUM Netherlands pastinya akan kita gunakan jika memang sesuai dengan kebutuhan dari program pemerintah kota.

Deng Ical -- sapaan akrab wawali itu bahkan memberikan apresiasinya serta menyambut baik usulan dari rombongan PUM Netherlands. Namun, dirinya tidak ingin memutuskan sebelum mengkomunikasikannya dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

"Senang lah karena niat mereka baik, ingin memberikan relawan tenaga ahlinya untuk pengembangan Kota Makassar. Tapi kan, ini harus dikomunikasikan dulu sama pak wali beserta SKPD terkait lainnya," katanya.

Menurut dia, saat ini pihaknya memang sangat membutuhkan konsultan tenaga ahli dalam beberapa bidang dan terutama dalam bidang penataan tempat pembuangan akhir (TPA) Bintang Lima yang tahun depan rencana akan dimulai pengerjaanya.

"Beberapa program sudah ada yang jalan dan baru akan jalan seperti penataan TPA Bintang Lima. Selain itu, kami juga membutuhkan tenaga ahli dalam bidang penataan program Lorong Garden," ucapnya.

Sementara itu, PUM Netherlands Senior Experts Indonesia Timur, John W Serbrock mengatakan, kedatangannya ke Makassar memang untuk menawarkan bantuan relawan konsultan tenaga ahli terkait dengan masalah-masalah yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Makassar, misalnya permasalahan lingkungan, sungai dan pantai.

"Makassar adalah kota yang berkembang dan tentunya punya permasalahan-permasalahan yang ingin dibenahi seperti permasalahan lingkungannya, sungai dan pantainya. Inilah yang coba kita tawarkan," ujarnya melalui penerjemahnya.

Ia juga mengaku jika pihaknya akan selalu siap jika memang pemerintah kota butuh relawan tenaga ahli sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan kota ini.

"Jadi itu tergantung dengan kebutuhan pemerintah yang mana perlu dibantu, maka kami akan siapkan relawan konsultan tenaga ahli tanpa ada bayaran," kata wakil koordinator Ngo/Pum Netherlands, Stevy Thioritz.

Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026