11 warga Luwu Timur tersambar petir
Selasa, 29 November 2016 5:19 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 11 warga Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tersambar petir, Senin, sekitar pukul 17.00 Wita.
Dalam insiden itu, empat orang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo Wotu.
"Laporan yang kami terima dari Polres Lutim ada 11 warga yang tersambar petir dan empat orang langsung meninggal dunia, tujuh lainnya dalam perawatan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Empat warga yang meninggal dunia yakni Gusti Suwanto (60) yang berprofesi sebagai petani; Wayan Sugi (30), tukang ojek gabah; Made (23), tukang ojek gabah; dan Putu Wisnawo (39), petani, yang keempatnya adalah warga Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Lutim.
Frans menjelaskan, para korban tersambar petir saat berteduh di dalam salah satu gubuk sawah setelah hujan deras turun yang diiringi kilatan petir.
Semua korban itu awalnya sedang berada di ladang untuk memanen padi sebelum hujan turun. Namun saat hujan tiba-tiba turun, semua warga itu kemudian berteduh di gubuk yang ada di ladang.
"Mereka semua sedang memanen di ladang dan kemudian turun hujan. Mereka semua berteduh menuggu hujan reda di gubuk, tapi malang karena petir menyambar gubuknya," katanya.
Selain keempat korban meninggal dunia itu, tujuh warga lainnya masih dalam perawatan intensif dan pihak kepolisian juga masih melakukan proses pendataan terhadap ketujuh warga tersebut.
"Identitasi dari tujuh warga lainnya yang jadi korban belum ada. Masih didata oleh anggota di sana," sebutnya.
Dalam insiden itu, empat orang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo Wotu.
"Laporan yang kami terima dari Polres Lutim ada 11 warga yang tersambar petir dan empat orang langsung meninggal dunia, tujuh lainnya dalam perawatan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Empat warga yang meninggal dunia yakni Gusti Suwanto (60) yang berprofesi sebagai petani; Wayan Sugi (30), tukang ojek gabah; Made (23), tukang ojek gabah; dan Putu Wisnawo (39), petani, yang keempatnya adalah warga Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Lutim.
Frans menjelaskan, para korban tersambar petir saat berteduh di dalam salah satu gubuk sawah setelah hujan deras turun yang diiringi kilatan petir.
Semua korban itu awalnya sedang berada di ladang untuk memanen padi sebelum hujan turun. Namun saat hujan tiba-tiba turun, semua warga itu kemudian berteduh di gubuk yang ada di ladang.
"Mereka semua sedang memanen di ladang dan kemudian turun hujan. Mereka semua berteduh menuggu hujan reda di gubuk, tapi malang karena petir menyambar gubuknya," katanya.
Selain keempat korban meninggal dunia itu, tujuh warga lainnya masih dalam perawatan intensif dan pihak kepolisian juga masih melakukan proses pendataan terhadap ketujuh warga tersebut.
"Identitasi dari tujuh warga lainnya yang jadi korban belum ada. Masih didata oleh anggota di sana," sebutnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG peringatkan potensi hujan petir di sejumlah kota besar, Makassar gerimis pada Kamis
25 December 2025 6:12 WIB
Tak ada hujan tak ada petir, penggugat Polda Sulsel sebesar Rp800 miliar cabut gugatannya
19 September 2025 17:52 WIB
BMKG prakirakan hari ini hujan ringan hingga petir guyur sejumlah wilayah Inddonesia
26 August 2025 6:42 WIB
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi hujan disertai petir, Makassar berawan tebal
11 August 2025 6:09 WIB
Mayoritas wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Selasa, Makassar berawan tebal
08 July 2025 7:35 WIB
Mayoritas kota besar Indonesia berpotensi hujan ringan-berpetir pada H+3 Lebaran
02 April 2025 8:32 WIB
BMKG mengimbau waspadai hujan disertai petir landa sejumlah kota besar pada Rabu
19 March 2025 6:42 WIB
BMKG : Mayoritas kota besar Indonesia berpotensi hujan ringan-berpetir pada Senin
17 March 2025 6:57 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB
Pemprov Sulsel percepat perbaikan ruas jalan Kalosi--Cece dan Malauwe--Surakan di Enrekang
25 January 2026 6:07 WIB
Kemenkum dan Kemenham Sulbar sinergi perkuat perlindungan kekayaan intelektual
24 January 2026 18:43 WIB