Andra The Backbone Manggung Pertama Di Hutan
Jumat, 14 Juli 2017 20:13 WIB
Grup Band Andra and The Backbone (Istimewa)
Malino, Gowa (Antara Sulsel) - Vokalis grup band Andra and The Backbone, Dedy Lisan mengaku baru pertama kali manggung terbuka di alam terbuka seperti hutan pinus, kawasan puncak Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
"Selama grup band ini terbentuk, baru kali ini kami manggung di alam terbuka, hutan pinus Malino sangat Indah dan kami sangat senang bisa ada di sini," ujar Dedy Lisan di Malino, Jumat.
Ia mengatakan, manggung di hutan adalah pengalaman pertama, apalagi pemandangannya (landscape) yang Indah karena dipenuhi dengan hutan pinus, pegunungan dipenuhi kabut serta cuaca yang sangat dingin.
Dedy juga mengaku baru mengetahui jika di Kabupaten Gowa ada banyak pemandangan indah meskipun dirinya hanya tahu hutan pinus.
"Ayo ke Malino, Malino sangat Indah, kami beruntung bisa manggung di sini. Terima kasih pak bupati," katanya yang kemudian melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu Jalanmu Bukan Jalanku.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, para musisi punya komitmen sama dengan pemerintah kabupaten Gowa untuk memberikan penampilan terbaiknya di ajang tersebut seperti Andra and The BackBone, Musikimia Band serta Adi "Naff".
"Kehadiran para musisi ini tetunya akan mampu menjadi daya tarik untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan pada ajang spesial `Beautiful Malino` 2017," katanya.
Disebutkannya, para musisi ini memiliki penggemar masing-masing. Artinya jika dikemas untuk tampil secara bersama maka tentu akan menjadi magnet yang lebih kuat untuk menarik perhatian masyarakat.
Pihaknya juga sengaja melibatkan para musisi itu karena punya penggemar yang besar di Sulsel. Apalagi vokalis Musikimia yakni Fadli Padi merupakan putra dari Sulsel. Begitupun dengan Adi yang juga berasal dari provinsi tersebut.
"Seluruh pengisi acara sudah mempersiapkan penampilan spesial pada ajang nanti. Kami juga sekaligus mengajak masyarakat untuk datang dan menyaksikan secara live,"jelasnya.
"Selama grup band ini terbentuk, baru kali ini kami manggung di alam terbuka, hutan pinus Malino sangat Indah dan kami sangat senang bisa ada di sini," ujar Dedy Lisan di Malino, Jumat.
Ia mengatakan, manggung di hutan adalah pengalaman pertama, apalagi pemandangannya (landscape) yang Indah karena dipenuhi dengan hutan pinus, pegunungan dipenuhi kabut serta cuaca yang sangat dingin.
Dedy juga mengaku baru mengetahui jika di Kabupaten Gowa ada banyak pemandangan indah meskipun dirinya hanya tahu hutan pinus.
"Ayo ke Malino, Malino sangat Indah, kami beruntung bisa manggung di sini. Terima kasih pak bupati," katanya yang kemudian melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu Jalanmu Bukan Jalanku.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, para musisi punya komitmen sama dengan pemerintah kabupaten Gowa untuk memberikan penampilan terbaiknya di ajang tersebut seperti Andra and The BackBone, Musikimia Band serta Adi "Naff".
"Kehadiran para musisi ini tetunya akan mampu menjadi daya tarik untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan pada ajang spesial `Beautiful Malino` 2017," katanya.
Disebutkannya, para musisi ini memiliki penggemar masing-masing. Artinya jika dikemas untuk tampil secara bersama maka tentu akan menjadi magnet yang lebih kuat untuk menarik perhatian masyarakat.
Pihaknya juga sengaja melibatkan para musisi itu karena punya penggemar yang besar di Sulsel. Apalagi vokalis Musikimia yakni Fadli Padi merupakan putra dari Sulsel. Begitupun dengan Adi yang juga berasal dari provinsi tersebut.
"Seluruh pengisi acara sudah mempersiapkan penampilan spesial pada ajang nanti. Kami juga sekaligus mengajak masyarakat untuk datang dan menyaksikan secara live,"jelasnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskop dan UKM Makassar jadwalkan retreat pengurus Koperasi Merah Putih di Malino
07 August 2025 4:29 WIB
Makanan khas Sulsel "Pallu Ce'la" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025
11 July 2025 21:42 WIB
Sekitar 20 ribu pengunjung padati pembukaan Festival Beautiful Malino di Gowa
10 July 2025 12:24 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019