Komunitas aksara ajarkan metode penulisan
Senin, 9 April 2018 9:37 WIB
Komunitas Pecandu Aksara Makassar berfoto bersama usai melaksanakan pelatihan Writing Camp 5 di Kawasan Taman Purba Leang-leang, Kabupaten Maros. (Foto Istimewa)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Komunitas literasi Pecandu Aksara Makassar, Sulawesi Selatan mengajarkan metode penulisan kepada 50 peserta sebagai bagaian dari pengembangan literasi dan kemampuan mengasah ilmu dalam membuat tulisan.
"Kegiatan ini diharapkan para calon penulis baru dan calon anggota baru Pecandu Aksara dapat memahami dasar kepenulisan dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari," kata ketua pantia pelaksana kegiatan itu, Karman Sukarman, di Makassar, Senin.
Pelatihan tersebut diikuti mereka dari berbagai latar belakang usia dan profesi, seperti mahasiswa, pegawai kantor, guru, dan santri.
"Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak dan saya sangat bersyukur karena kegiatan ini berjalan dengan baik," ujar dia.
Seorang pengurus Komunitas Pecandu Aksara Muhammad Alif mengharapkan semangat menulis yang dimiliki para peserta tidak hanya saat kegiatan "Writing Camp 5" itu saja.
Mereka harus dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilan menulis pada masa yang akan datang.
"Semoga setelah kegiatan ini, teman-teman peserta dapat menghasilkan sebuah karya penulisan yang dapat bermanfaat bagi banyak orang," kata dia.
Kegiatan bertajuk "Writing Camp 5" digelar di kawasan Taman Purba Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (7/4)-Minggu (8/4).
Kegiatan itu mengangkat tema "Menjadi Penulis Dua Hari Satu Malam" dengan menghadirkan pembicara atau pelatih kepenulisan yang juga para pengurus Pecandu Aksara.
"Kegiatan ini diharapkan para calon penulis baru dan calon anggota baru Pecandu Aksara dapat memahami dasar kepenulisan dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari," kata ketua pantia pelaksana kegiatan itu, Karman Sukarman, di Makassar, Senin.
Pelatihan tersebut diikuti mereka dari berbagai latar belakang usia dan profesi, seperti mahasiswa, pegawai kantor, guru, dan santri.
"Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak dan saya sangat bersyukur karena kegiatan ini berjalan dengan baik," ujar dia.
Seorang pengurus Komunitas Pecandu Aksara Muhammad Alif mengharapkan semangat menulis yang dimiliki para peserta tidak hanya saat kegiatan "Writing Camp 5" itu saja.
Mereka harus dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilan menulis pada masa yang akan datang.
"Semoga setelah kegiatan ini, teman-teman peserta dapat menghasilkan sebuah karya penulisan yang dapat bermanfaat bagi banyak orang," kata dia.
Kegiatan bertajuk "Writing Camp 5" digelar di kawasan Taman Purba Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (7/4)-Minggu (8/4).
Kegiatan itu mengangkat tema "Menjadi Penulis Dua Hari Satu Malam" dengan menghadirkan pembicara atau pelatih kepenulisan yang juga para pengurus Pecandu Aksara.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Rektor UIM akan ubah proses pembelajaran dari konvensional ke digital
15 January 2020 4:26 WIB, 2020
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019