
Korban Puting Beliung Maros Masih Menunggu Bantuan

Makassar (ANTARA Sulsel) - Korban anging puting beliung di Dusun Baramamase, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu bantuan sembako dan perbaikan rumah.
"Kami terpaksa menginap di rumah tetangga yang tidak terkena bencana, karena bantuan perbaikan rumah belum ada, sementara kami tidak memiliki dana membangun rumah lagi," kata salah seorang warga Dusun Baramamase, Mahmud, menanggapi kondisinya pascarumahnya porak porenda, Jumat.
Seperti yang dilansir ANTARA pada Kamis (7/1), angin puting beliung yang melanda Dusun Baramamase, telah merusak 24 rumah warga, satu masjid, dan dua pabrik gabah.
Menurut Mahmud, bantuan sembako untuk warga yang terkena bencana pada Jumat (8/1) sudah ada, namun belum terdistribusi secara merata.
"Sementara yang mendapat bantuan sembako itu, hanya untuk dimakan tiga hari. Padahal beras yang dimiliki warga yang terkena bencana, banyak yang berhamburan dan bercampur dengan barang-barang yang rusak setelah terhempas angin kencang," katanya.
Kondisi serupa juga dialami warga di Dusun Balang-Balang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros.
Menurut warga Dusun Balang-Balang, Hendra, meskipun hanya satu buah rumah rusak berat sedang yang lainnya hanya rusak ringan, namun pihak pemerintah setempat belum turun memberikan bantuan.
Menanggapi hal tersebut, salah seorang staf humas Pemkab Kabupaten Maros Sariwati mengatakan, pihak Pemkab Maros mulai turun melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah kerugian warga, termasuk kebutuhan warga yang terkena bencana.
"Mengenai tim yang diturunkan dan berapa bantuan disalurkan, saya tidak berhak menjelaskan lebih jauh, karena Kabag Humas tidak di tempat," ujarnya.
(T.S036/Z003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
