Logo Header Antaranews Makassar

Uji Coba Tembaga di Pulau Wetar

Senin, 5 September 2011 13:52 WIB
Image Print

Ambon (ANTARA News) - Kepala dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku Barat Daya (MBD), Ronny Kakerissa menegaskan, uji coba tembaga yang dikelola PT. Batutua Kharisma Permai dilakukan di pulau Wetar.

"Tidak benar bahwa uji coba tembaga dilakukan di luar pulau Wetar yang secara geografis berbatasan langsung dengan Timor Leste," katanya, di Ambon, Senin.

Ujicoba dengan teknologi penirisan ( heap leach) hingga akhir 2010 mencapai 100 ribu ton batuan.

"Penerapan teknologi baru sehingga membutuhkan batuan sebanyak itu dan peralatannya bisa disaksikan ada di pulau Wetar," tandas Ronny.

Penegasannya itu guna menepis isu berkembang bahwa uji coba tembaga dilakukan di luar daerah maupun negara.

Pastinya PT.Batutua berdasarkan PP No.75 tahun 2001 dan UU Minerba No.4 tahun 2009 telah mengangkut dan menjual hasil uji coba ke pasaran internasional.

Ternyata tembaga Wetar dengan nilai C (kandungan tembaga) mencapai 99,99 persen mendapat respon positif dari pasar internasional.

"Posisi akhir 2010 telah dihasilkan 2.200 ton tembaga murni yang diekspor melalui pelabuhan Surabaya dengan transit di Kupang, NTT," ujar Ronny.

Pada kesempatan lain Presiden Direktur PT. Batutua Kharisma Permai, Gerry Mbatemooy, mengakui, sesuai Peraturan pemerintah (PP) No.75/2001 mengisyaratkan perusahaan pertambangan dapat melakukan uji coba teknologi penirisan dalam skala komersial.

Begitu pun UU Minerba No.4/2009 juga membenarkan perusahaan dalam tahap eksplorasi dapat mengangkut dan menjual hasil ujicoba ke pasar internasional sehingga dapat dilihat apakah produk tersebtu dapat diterima atau tidak di pasar ekspor.

"Berdasarkan ketentuan di atas, maka kami menjual hasil eksplorasi tambang tembaga di Wetar ke pasaran internasional agar dapat diketahui reaksi pasar terhadap produknya," ujar Gerry.

Dia pun mengakui, kegiatan pertambangan yang dilakukan PT. Batutua Kharisma Permain hingga akhir 2010 menghabiskan dana sebesar 40 juta dolar AS dan akan ditingkatkan hingga mencapai 135 juta dolar saat pengerjaan konstruksi tambang.

Perusahaan tersebut juga telah mengantongi ijin produksi percobaan contoh tembaga hasil eksplorasi di Wetar dari Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitzael Silvester Temar No.544-717 tahun 2007 tertanggal 27 Desember 2007 lalu serta SK No.660-862/2007 tentang pemberian ijin produksi percobaan penirisan batuan tembaga non komersial kepada pemegang Kuasa Pertambangan (KP) eksplorasi kepada perusahaan itu.

Sedikitnya 2.200 ton tembaga murni hasil eksplorasi yang telah dijual ke pasaran internasional di Thailand, di mana terjual dengan harga 150 dolar Amerika Serikat (AS) per ton atau total 11 jual dolar AS.

PT. Batutua Kharisma Permain yang berpatungan dengan investor asal Australia memiliki kewenangan mengekplorasi 100 ribu ton batuan hasil ujicoba sistem penirisan sesuai SK Bupati MTB, dan saat ini baru 80 persen yang dieksplorasi.

Gerry Mbatemooy juga memastikan bahwa pihaknya telah menyetor royalti ke kas negara sebesar Rp4,43 miliar.

"Kewajiban membayar royalti ini sesuai PP No.45/2003 tentang tarif atas penerimaan negara bukan pajak yang harus disetor sebelum dilakukan ujicoba penjualan tembaga murni asal Wetar," ujarnya.

Hasil dari penelitian kandungan tembaga yang ada di Wetar, disebutkan bahwa tembaga Wetar atau yang dikenal di dunia Internasional dengan nama Wetar Cooper merupakan jenis tembaga premium atau dengan kualitas terbaik di dunia yang memiliki kadar 99,99 persen.

Tembaga jenis ini dihargai 150 dolar AS di atas harga pasaran. Ini merupakan hasil yang dikeluarkan laboratorium Intertek yang sudah memiliki standar internasional.

Sementara itu ditanya mengenai modal yang digunakan dikatakan sampai dengan tahap eksplorasi dan uji coba, pihaknya telah menghabiskan US$ 30 juta dan diperkirakan estimasi biaya sampai dengan berproduksi total nanti akan menghabiskan biaya 135 juta dolar AS.

Dana ini didapatkan dari dalam negeri dan sebagian besar berasal dari luar negeri berupa penjualan saham Finders Resources Ltd di pasar saham London dan Sydney dengan nilai saham 20 sen per lembar.

Tenaga kerja yang dimiliki PT Batutua ini berjumlah 200 orang. 115 diantaranya adalah penduduk lokal. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk memajukan daerah Wetar. (T.L005/S006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026