Logo Header Antaranews Makassar

Penerimaan Praja IPDN Sulsel Akomodir Lulusan S1

Sabtu, 11 Juli 2009 16:11 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan memberi kesempatan bagi sarjana strata satu (S1) untuk mendaftar dalam penerimaan praja IPDN Sulsel tahun ajaran 2010.

"Selama ini, IPDN hanya mengakomodir pendaftar lulusan SLTA sederajat," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Andi Murni Amien Situru di Makassar, Sabtu.

Dia mengungkapkan, berdasarkan keputusan Departemen Dalam Negeri pemerintah provinsi diwajibkan untuk mengakomodir lulusan S1 untuk mendaftar sebagai praja IPDN.

Meski demikian, lanjut dia lulusan universitas yang berkeinginan untuk mengikuti perkuliahan di IPDN harus memenuhi persyaratan seperti usia maksimal 35 tahun dan berasal dari Fakultas Sospol maupun Fakultas lainnya.

Khusus lulusan Fakultas Sospol, praja IPDN akan mengikuti perkuliahan selama 6 bulan. Sedangkan, lulusan fakultas non-sospol diwajibkan mengikuti pendidikan selama 9 bulan.

"Pendidikan yang ditempuh lulusan S1 akan dipusatkan di Jatinangor," ujarnya.

Menurut dia, praja yang akan ikut pada tahun ajaran depan, akan memperoleh nomor induk praja (NIP) setelah menjalani pendidikan selama 3 tahun.

Berbeda dengan tahun ajaran saat ini mereka dapat memperoleh NIP setelah menjalani pendidikan selama setahun.

Andi Murni menambahkan, selain menerima lulusan S1 kuota Praja IPDN untuk pendaftaran tahun ini juga dilaporkan mengalami peningkatan.

"Depdagri menambah kuota praja dari Sulsel sebanyak 60 orang dari kuota sebelumnya 48 orang," urainya.

Data BKD Sulsel menyebutkan khusus pendaftaran IPDN tahun ini tercatat sebanyak 198 orang yang telah dinyatakan lulus untuk mengikuti tes akademik dan pemantauan terakhir dari jumlah pendaftar yang mencapai 1000 orang lebih.

"Tes akademik dan pemantauan terakhir dilakukan akhir Juli 2009 di Jatinangor," ucapnya.

(T.PK-HK/S016)