Logo Header Antaranews Makassar

Dua sopir truk angkut kayu ilegal ditangkap di Luwu

Sabtu, 24 Januari 2026 07:32 WIB
Image Print
Petugas Gakkum Kemenhut memperlihatkan kayu ilegal yang berhasil diamankan dalam operasi tangkap tangan di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026). ANTARA/HO-Kemenhut

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan operasi tangkap tangan terhadap dua pengemudi truk pengangkut ratusan kayu ilegal di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sulawesi Kemenhut Ali Bahri dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat menjelaskan tersangka Y diamankan di Kabupaten Luwu Utara dan F di Kabupaten Luwu pada Selasa (20/1).

"Penindakan terhadap peredaran kayu ilegal merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi sumber daya hutan. Pengangkutan hasil hutan tanpa dokumen sah atau menggunakan dokumen yang tidak sesuai ketentuan merupakan tindak pidana kehutanan," kata Ali.

"Penindakan ini menunjukkan bahwa setiap pelanggaran akan kami proses sesuai hukum yang berlaku. Kami akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemilik kayu dan pihak yang mengendalikan pengangkutan ilegal tersebut," tambahnya.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan awal, kayu tersebut dimuat dari Desa Beteleme, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, dengan tujuan pengiriman ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, atas arahan seseorang berinisial A.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan total 193 batang kayu rimba campuran yang diangkut menggunakan dua unit truk. Saat dimintai keterangan, tersangka F tidak dapat menunjukkan dokumen perizinan angkutan kayu.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhut tangkap tangan pengangkutan ratusan kayu ilegal di Sulsel



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026