Logo Header Antaranews Makassar

Wapres : Ucapan Salam Keagamaan Harus Dipahami

Sabtu, 26 September 2009 13:22 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Presiden HM Jusuf Kalla meminta seluruh umat beragama memahami makna salam keagamaan yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebenarnya ucapan 'Assalamu Alaikum' dan 'Syalom' sama saja artinya, begitupun dengan ucapan 'Om Swastiastu' yang bermakna keselamatan dan kedamaian. Semua agama selalu mendoakan umat agar selalu dalam suasana damai," ungkap Wapres Jusuf Kalla di hadapan warga jemaat gereja-gereja yang ada di Makassar, Sabtu.

Kalla menyampaikan bahwa itulah tugas kita sebagai umat beragama bisa meluruskan makna yang terkandung dalam ucapan 'Assalamu Alaikum' dan 'Syalom'.

Ketua Umum Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) ini meminta seluruh pemuka agama dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa membawa-bawa nama agama yang dapat menimbulkan konflik yang tidak perlu.

"Konflik yang pernah terjadi di Poso dan Maluku sebenarnya bukan konflik agama, tetapi permasalahan yang membawa agama sebagai instrumen untuk memperbesar konflik," ujarnya.

Pengalaman itulah yang menyebabkan dirinya mengajak seluruh pemuka agama membuat forum antar umat beragama, agar kata 'Assalamu Alaikum' dan 'Syalom' itu dapat dijalankan secara benar.

Di tempat yang sama, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada umat Kristiani yang bernaung dalam kepengurusan Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Sulselbara yang telah mendukung pembangunan daerah selama ini.

Dia mengharapkan, toleransi antarumat beragama dapat terus terjaga sehingga kedamaian dalam membangun pemerintahan yang baik dapat terwujud.

Dalam kesempatan itu, Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengaku bangga memiliki sosok kepemimpinan Wapres HM. Jusuf Kalla yang dikenal sebagai tokoh pelopor perdamaian nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Majelis Pengurus Harian MPH-PGI, Pdt. Paul Patanduk saat menerima kunjungan Wapres Jusuf Kalla beserta rombongan dalam rangka peresmian Gedung PGI Wilayah Sulselbara (Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara) di Jalan Racing Centre, Makassar.

"Gedung ini memiliki sejarah yang tidak dapat dipisahkan dengan perdamaian, sebab di tempat inilah pada tanggal 8 Juni 1999 dibentuk Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FAUB)," kata Paul Patanduk di hadapan Wapres Jusuf Kalla yang didampingi Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla beserta Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

(T.PK-HK/F003)