FOTO - Menu berbuka puasa lemang bambu
- 19 February 2026 12:32 WIB
Pemimpin aliran kepercayaan tarekat Tajul Al Khalwatiyah Puang Lalang (tengah) dikawal pengikutnya saat akan melakukan kesepakatan perdamaian dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (6/2/2020). Aliran kepercayaan tarekat Tajul Al Khalwatiyah yang dianggap aliran sesat oleh MUI karena ajarannya menyimpang dengan memberikan kartu penghuni surga kepada pengikutnya tersebut kini menempuh jalur perdamaian dan MUI Gowa akan melakukan pendampingan terhadap ajaran aliran tersebut. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/YU
Pemimpin Aliran kepercayaan tarekat Tajul Al Khalwatiyah Puang Lalang (dua kiri) menandatangani berkas kesepakatan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa saat melakukan kesepakatan perdamaian di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (6/2/2020). Aliran kepercayaan tarekat Tajul Al Khalwatiyah yang dianggap aliran sesat oleh MUI karena ajarannya menyimpang dengan memberikan kartu penghuni surga kepada pengikutnya tersebut kini menempuh jalur perdamaian dan MUI Gowa akan melakukan pendampingan terhadap ajaran aliran tersebut. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/YU
Pemimpin Aliran kepercayaan tarekat Tajul Al Khalwatiyah Puang Lalang masuk ke dalam mobilnya usai melakukan kesepakatan perdamaian dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (6/2/2020). Aliran kepercayaan tarekat Tajul Al Khalwatiyah yang dianggap aliran sesat oleh MUI karena ajarannya menyimpang dengan memberikan kartu penghuni surga kepada pengikutnya tersebut kini menempuh jalur perdamaian dan MUI Gowa akan melakukan pendampingan terhadap ajaran aliran tersebut. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/YU