Menristekdikti laporkan keberhasilan UMI capai akreditasi A
Sabtu, 22 Desember 2018 12:43 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) bersama Menristek Dikti Moh Nasir (ketiga kiri), dan Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Majdah M Zain (kiri) menghadiri silaturahmI Trimatra UIM di Kampus UIM Makassar, Sulawesi Selatan (22/12/2018). Wakil Presiden Jusuf Kalla juga melakukan "ground breaking" sejumlah proyek fasilitas Kampus UIM. ANTARA FOTO/Yusran Uccang
Makassar (Antaranews Sulsel) - Menteri Riset, Teknologi, dan Ilmu Pengetahuan (Menristekdikti) Mohamad Nasir melaporkan ke Wakil Presiden HM Jusuf Kalla terkait keberhasilan Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencetak sejarah sebagai kampus swasta pertama luar Jawa yang mendapatkan status Akreditasi A.
"Dan kebetulan Wakil Presiden parlu saya sampaikan di sini, perguruan tinggi swasta di luar Jawa yang mendapatkan akreditasi A di Makassar yakni Universitas Muslim Indonesia (UMI)," kata Mohamad Nasir pada acara launching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM) di Makassar, Sabtu.
Ia menjelaskan, keberhasilan kampus tersebut meraih predikat terbaik diharapkan menjadi motivasi bagi kampus atau perguruan tinggi yang lain untuk terus berbenah diri.
Termasuk tentunya Universitas Muhammadiyah ataupun UIM yang hari ini tengah menyiapkan proyek baru pembangunan sarana dan prasarana yang memadai untuk dimanfaatkan oleh para mahasiswa.
Pihaknya juga berharap dengan prestasi ini diharapkan membuat persaingan perguruan tinggi di Makassar bisa semakin maju tentu dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga melaporkan saat ini ada tiga kampus di Indonesia yang berhasil masuk 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia.
Ketiga kampus itu yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Jumlah tersebut terlalu sedikit jika dibandingkan dengan kampus yang tersebar di seluruh Indonesia yang mencapai 4.600 perguruan tinggi.
"Perguruan tinggi negeri ataupun swasta kini tidak ada lagi bedanya. Masyarakat hanya mencari kampus yang bermutu. Jadi jika ada kampus negri yang tidak bermutu maka akan ditinggalkan masyarakat begitupun kampus swasta," katanya.
"Dan kebetulan Wakil Presiden parlu saya sampaikan di sini, perguruan tinggi swasta di luar Jawa yang mendapatkan akreditasi A di Makassar yakni Universitas Muslim Indonesia (UMI)," kata Mohamad Nasir pada acara launching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM) di Makassar, Sabtu.
Ia menjelaskan, keberhasilan kampus tersebut meraih predikat terbaik diharapkan menjadi motivasi bagi kampus atau perguruan tinggi yang lain untuk terus berbenah diri.
Termasuk tentunya Universitas Muhammadiyah ataupun UIM yang hari ini tengah menyiapkan proyek baru pembangunan sarana dan prasarana yang memadai untuk dimanfaatkan oleh para mahasiswa.
Pihaknya juga berharap dengan prestasi ini diharapkan membuat persaingan perguruan tinggi di Makassar bisa semakin maju tentu dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga melaporkan saat ini ada tiga kampus di Indonesia yang berhasil masuk 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia.
Ketiga kampus itu yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Jumlah tersebut terlalu sedikit jika dibandingkan dengan kampus yang tersebar di seluruh Indonesia yang mencapai 4.600 perguruan tinggi.
"Perguruan tinggi negeri ataupun swasta kini tidak ada lagi bedanya. Masyarakat hanya mencari kampus yang bermutu. Jadi jika ada kampus negri yang tidak bermutu maka akan ditinggalkan masyarakat begitupun kampus swasta," katanya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jusuf Kalla bertolak ke London hadiri "retret" pemikiran untuk minoritas Muslim
12 January 2025 17:12 WIB, 2025
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019