Logo Header Antaranews Makassar

Masjid Al Markaz Al Islami gelar doa bersama agar suasana kondusif

Senin, 1 September 2025 06:49 WIB
Image Print
Suasana doa dan dzikir bersama di Masjid Alarkaz Al Islami Jenddral M Jusuf sebagai momentum untuk merenung dan intropeksi diri (muhasabah) dari semua elemen bangsa. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat pada Minggu (31/8/2025). (ANTARA/Suriani Mappong)

Makassar (ANTARA) - Masjid Al markas Al Islami di Kota Makassar menggelar doa dan zikir bersama, Minggu malam (31/8), untuk menciptakan suasana sejuk di tengah kegelisahan masyarakat akibat aksi demo destruktif di lapangan.

"Doa dan dzikir bersama ini yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan tokoh agama menjadi ruang perenungan bersama untuk tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Sekretaris Umum Al Markaz Al Islami Arman Arfah.

Dengan melakukan muhasabah ini, lanjut dia, diharapkan dapat menenangkan pikiran dan mengajak seluruh elemen bangsa berpikir jernih demi keselamatan dan persatuan Indonesia.

Menurut dia, kegiatan ini bukan sekadar seremoni semata atas insiden yang menimbulkan korban di lapangan, tetapi momentum untuk merefleksikan kondisi bangsa secara menyeluruh.

“Kami ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk duduk bersama, berpikir jernih, dan memikirkan keselamatan bangsa ke depan," jelasnya.

Kegelisahan yang menyelimuti masyarakat akhir-akhir ini, lanjut dia, baik akibat kondisi sosial, ekonomi, maupun politik, perlu disikapi dengan dialog yang terbuka dan muhasabah bersama sebagai bangsa.

Karena itu, kata dia, muhasabah malam ini adalah momentum bersama untuk memenangkan pikiran, mengedepankan akal sehat, dan membuka hati.

"Baik unsur pemerintah maupun masyarakat, semua perlu melakukan evaluasi diri,” ujarnya.

Doa bersama tersebut untuk semua kalangan, tanpa melihat latar belakang politik maupun organisasi. Termasuk tokoh-tokoh dari berbagai elemen seperti akademisi, aktivis, ulama, hingga komunitas pemuda dan mahasiswa.

Panitia menyatakan bahwa inisiatif ini akan berlanjut ke berbagai daerah sebagai bentuk gerakan moral dan spiritual nasional serta menjadi jembatan dialog dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026