Pasha ajak masyarakat Palu berkurban melalui ACT
Kamis, 18 Juli 2019 19:42 WIB
Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said (ke dua dari kiri) berfoto bersama relawan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulteng usai bersilaturahmi di kediamannya, Selasa (16/7). (Humas ACT Sulteng)
Palu (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said mengajak seluruh lapisan masyarakat setempat yang memiliki rezeki berlebih untuk berkurban melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam rangka Idul Adha 1440 Hijriah.
“Melalui kesempatan ini saya mengajak semua warga, menjelang hari raya Idul Adha mari bersama-sama berkurban, khususnya bersama lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap),” kata Pasha, sapaan akrab Sigit Purnomo Said, di Palu, beberapa waktu lalu.
Pashamerekomendasikam berkurban melalui ACT karena mulai dari tanggap darurat hingga saat ini, lembaga filantropi terbesar di Indonesia itu menemani korban bencana di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Sigi.
Selain itu, katanya, ACT juga mempunyai program kurban yang juga akan disalurkan kepada korban bencana di Kabuapaten Donggala dan Sigi, khususnya Kota Palu.
“Jadi tujuan berkurban itu selain ibadah, bagaimana kita berbagi kebahagiaan sekaligus kepada saudara-saudara kita yang tinggal di tempat pengungsian apalagi mereka yang kehilangan rumah maupun pekerjaan pascabencana September silam,” tambahnya.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Sulawesi tengah Nurmarjani Loulembah mengatakan saat ini sejumlah dermawan telah menyisihkan rezekinya untuk berkurban melalui ACT Cabang Sulawesi tengah.
“Warga yang berkurban tersebut tidak hanya berkurban untuk korban bencana alam di Sulteng namun juga untuk Palestina," ucapnya.
Dia menambahkan saat ini jumlah korban bencana yang tinggal di Integarted Community Shelter (ICS-ACT) atau Hunian Nyaman Terpadu yang tersebar di Kota Palu, Donggala, Sigi 1.290 keluarga.
“Target kurban tersebut untuk warga yang tinggal di ICS yang kehilangan pekerjaan dan harta benda serta warga yang tinggal di sekitaran kompleks ICS tersebut,” katanya.
Selain itu, katanya, daging kurban juga akan disalurkan ke sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, seperti Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Poso, dan Parigi Moutong.
Nurmarjani juga mengajak para dermawan untuk bersama-sama menebar kebaikan melalui kurban kepada fakir miskin, korban bencana alam, dan korban bencana kemanusiaan, seperti di Palestina maupun negara lainya yang dilanda konflik.
Nilai lebih program Global Qurban ACT itu, berupa transaksi yang mudah dan jaringan luas hingga internasional dan memastikan kurban sampai kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
Hingga 2018, Global Qurban ACT telah mendistribusikan daging kurban di 43 negara yang dilanda kelaparan dan kemiskinan akibat bencana alam dan konflik kemanusiaan.
“Melalui kesempatan ini saya mengajak semua warga, menjelang hari raya Idul Adha mari bersama-sama berkurban, khususnya bersama lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap),” kata Pasha, sapaan akrab Sigit Purnomo Said, di Palu, beberapa waktu lalu.
Pashamerekomendasikam berkurban melalui ACT karena mulai dari tanggap darurat hingga saat ini, lembaga filantropi terbesar di Indonesia itu menemani korban bencana di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Sigi.
Selain itu, katanya, ACT juga mempunyai program kurban yang juga akan disalurkan kepada korban bencana di Kabuapaten Donggala dan Sigi, khususnya Kota Palu.
“Jadi tujuan berkurban itu selain ibadah, bagaimana kita berbagi kebahagiaan sekaligus kepada saudara-saudara kita yang tinggal di tempat pengungsian apalagi mereka yang kehilangan rumah maupun pekerjaan pascabencana September silam,” tambahnya.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Sulawesi tengah Nurmarjani Loulembah mengatakan saat ini sejumlah dermawan telah menyisihkan rezekinya untuk berkurban melalui ACT Cabang Sulawesi tengah.
“Warga yang berkurban tersebut tidak hanya berkurban untuk korban bencana alam di Sulteng namun juga untuk Palestina," ucapnya.
Dia menambahkan saat ini jumlah korban bencana yang tinggal di Integarted Community Shelter (ICS-ACT) atau Hunian Nyaman Terpadu yang tersebar di Kota Palu, Donggala, Sigi 1.290 keluarga.
“Target kurban tersebut untuk warga yang tinggal di ICS yang kehilangan pekerjaan dan harta benda serta warga yang tinggal di sekitaran kompleks ICS tersebut,” katanya.
Selain itu, katanya, daging kurban juga akan disalurkan ke sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, seperti Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Poso, dan Parigi Moutong.
Nurmarjani juga mengajak para dermawan untuk bersama-sama menebar kebaikan melalui kurban kepada fakir miskin, korban bencana alam, dan korban bencana kemanusiaan, seperti di Palestina maupun negara lainya yang dilanda konflik.
Nilai lebih program Global Qurban ACT itu, berupa transaksi yang mudah dan jaringan luas hingga internasional dan memastikan kurban sampai kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
Hingga 2018, Global Qurban ACT telah mendistribusikan daging kurban di 43 negara yang dilanda kelaparan dan kemiskinan akibat bencana alam dan konflik kemanusiaan.
Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DP3A Makassar libatkan penyintas susun rencana aksi tangani kekerasan anak
12 February 2026 19:58 WIB
Warga Luwu tagih janji pemekaran: Jalan ditutup, aksi Aliansi Wija To Luwu meluas
24 January 2026 9:28 WIB
Tujuh Satpol PP terluka dampak aksi anarkis di depan Kantor Gubernur Sulsel
13 January 2026 3:55 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB