Tambang emas ilegal longsor di Chad, 30 orang tewas
Kamis, 26 September 2019 20:02 WIB
Peta kawasan Danau Chad di negera Chad, Benua Afrika, yang dilaporkan Dana Suaka Margasatwa (WWF) kian terancam lingkungan hidupnya.
N'Djamena, Chad (ANTARA) - Tanah longsor di sebuah tambang emas ilegal di Chad telah menewaskan sekitar 30 orang, kata seorang menteri pemerintah, Kamis.
Tambang di wilayah Tibesti dekat perbatasan Libya itu runtuh pada Selasa pagi dan lebih banyak korban mungkin masih terkubur di reruntuhan, kata menteri pertahanan Mahamat Sala kepada Reuters.
Tibesti telah menyaksikan pertumbuhan pesat dalam penambangan ilegal dalam beberapa tahun terakhir, seringkali oleh para pengungsi dari Sudan yang mencari uang secara cepat untuk pergi ke Eropa atau oleh pemberontak yang memerangi tentara.
Metode yang tidak aman dan kurangnya pengawasan menyebabkan kecelakaan biasa terjadi di tambang seperti itu di Afrika, tempat masyarakat miskin mencari bagian dari sumber daya yang luas yang biasanya digali oleh perusahaan internasional, diproses dan dikirim ke luar negeri.
Pada Juni lalu, lebih dari 40 orang tewas ketika bagian dari tambang tembaga dan kobalt Glencore runtuh di Kongo tenggara.
Tambang di wilayah Tibesti dekat perbatasan Libya itu runtuh pada Selasa pagi dan lebih banyak korban mungkin masih terkubur di reruntuhan, kata menteri pertahanan Mahamat Sala kepada Reuters.
Tibesti telah menyaksikan pertumbuhan pesat dalam penambangan ilegal dalam beberapa tahun terakhir, seringkali oleh para pengungsi dari Sudan yang mencari uang secara cepat untuk pergi ke Eropa atau oleh pemberontak yang memerangi tentara.
Metode yang tidak aman dan kurangnya pengawasan menyebabkan kecelakaan biasa terjadi di tambang seperti itu di Afrika, tempat masyarakat miskin mencari bagian dari sumber daya yang luas yang biasanya digali oleh perusahaan internasional, diproses dan dikirim ke luar negeri.
Pada Juni lalu, lebih dari 40 orang tewas ketika bagian dari tambang tembaga dan kobalt Glencore runtuh di Kongo tenggara.
Pewarta : Maria Dian A
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Trump siap akhiri operasi militer terhadap Iran meski Selat Hormuz belum dibuka
31 March 2026 15:14 WIB
Personel TNI di UNIFIL gugur, Indonesia desak penyelidikan penuh dan transparan
30 March 2026 11:27 WIB