Logo Header Antaranews Makassar

Pemerintah investasi Rp3 triliun untuk PSEL di Makassar

Senin, 6 April 2026 13:27 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai bertemu Menteri Lingkungan Hidup di Makassar, beberapa waktu lalu. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) berinvestasi Rp3 triliun untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Nilai investasinya kurang lebih Rp3 triliun yang akan ter-support oleh pemenang tender bersama dengan Danantara," ungkap Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Senin.

Pengadaan proyek PSEL menjawab kebutuhan pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan sampah yang kian meningkat setiap tahun, sehingga PSEL hadir sebagai proyek aglomerasi bersama dua kabupaten tetangga yakni Kabupaten Gowa dan Maros.

Teknologi tersebut mampu mengolah sampah sebanyak 1000 ton per hari, masing-masing sampah daerah yang akan diolah di PSEL yakni sampah 800 ton dari Makassar, 150 ton dari Kabupaten Gowa, dan 50 ton dari Kabupaten Maros setiap hari. Adapun hasilnya sekitar 20-25 MW per hari.



Program tersebut dirancang untuk memastikan persoalan sampah tidak diselesaikan secara parsial, melainkan melalui kerja sama antar-wilayah.

Wali Kota Munafri menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar saat ini telah menyiapkan lahan 10 hektare di kawasan TPA Tamangapa yang akan dipola memenuhi kebutuhan tujuh hektare sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL.

Lokasi itu dipilih karena memiliki potensi bahan baku tambahan dari timbunan sampah lama yang masih bisa dimanfaatkan. “Karena 20 sampai 25 persen sampah yang ada di TPA masih bisa dipakai sebagai bahan baku,” ucapnya.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret lintas daerah dalam mendukung implementasi PSEL di Makassar, sebagai bagian dari program nasional pengelolaan sampah berbasis energi (waste to energy). Sekaligus, kata dia, menjawab tantangan timbulan sampah di tiga kawasan Mamminasa.



Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pengadaan PSEL akan ditangani langsung oleh Danantara karena adanya subsidi langsung terkait pembelian listrik sebesar 20 persen untuk seluruh PSEL di Indonesia.

"Sehingga untuk menjaga keuangannya, maka itu kembali ke Danantara yang kelola seluruh nasional, jadi tidak ada yang dikelola oleh swasta dan semua di bawah kendali Danantara," ujarnya.

Pemilahan sampah juga menjadi sorotan Menteri Hanif saat kunjungan kerja di Makassar yang rencananya akan menggelar program nasional pemilahan sampah tahun ini.

"Terkait pilah sampah, memang ini wajib sewajib-wajibnya. Tahun ini kita akan gelar program nasional untuk pilah sampah. Sebenarnya sederhana sekali, tetapi karena sudah kebiasaan sampah jadi satu, nah ini harus mulai dari rumah tangga," ucap Menteri Hanif.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tangani sampah, Pemerintah investasi Rp3 triliun untuk PSEL Makassar



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026