Darije Kalezic puji penampilan Taufik-Ezra Walian
Rabu, 16 Oktober 2019 23:27 WIB
Pelatih PSM Darije Kalezic (dua kanan) pada acara konferensi pers usai laga kontra Arema di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, (16/10). ANTARA/HO/Abd Kadir
Makassar (ANTARA) - Pelatih PSM Darije Kalezic memuji penampilan gemilang Taufik Hidayat dan Ezra Walian saat menggulung Arema FC dengan skor 6-2 dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.
Pelatih Darije Kalezic seusai laga mengatakan dirinya sejak awal memang tidak pernah menyebut jika Taufik bermain buruk sehingga membuatnya harus tersingkir dalam tim Juku Eja dalam beberapa laga sebelumnya.
"Saya bilang ke dia (Taufik) perlu belajar sesuatu supaya dia bisa meminimalisir kekalahan.Saya bicara dengan pemain yang bersangkutan dan dia memahami dengan baik. Dan setelah berapa lama, dia bermain kembali dan ternyata mampu memberikan penampilan terbaiknya seperti halnya Ezra Walian," ujarnya.
Khusus penampilan menjanjikan yang dipertontonkan Taufik Hidayat, Darije mengaku telah bekerja dalam koridor yang tepat setiap hari layaknya pekerja profesional.
Pelatih berusia 49 tahun itu juga membeberkan jika Dialah yang tidak mengijinkan Taufik pergi dalam jendela transfer paruh musim beberapa waktu lalu.
Dia mengaku mengetahui ada waktu yang tepat bagi Taufik untuk dapat bermain dan posisinya hanya tinggal menunggu waktu saja untuk tampil sebagai pemain utama.
"Saat itu para pemain-pemain lain yang diposisi Taufik memang tampil lebih baik. jadi prosesnya normal (pemilihan pemain). Selama pertandingan, pemain perlu menunjukkan penampilan yang konsisten,"ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan jika bukan pelatih yang tidak memberikan kesempatan bagi pemain hanya sekali untuk bisa menunjukkan potensi terbaiknya.
"Tidak ada di PSM yang bilang, coach hanya memberikan saya kesempatan sedikit sekali.Saya buat starting eleven dengan memilih pemain yang paling lapar untuk memenangkan pertandingan ini," sebutnya.
Pelatih Darije Kalezic seusai laga mengatakan dirinya sejak awal memang tidak pernah menyebut jika Taufik bermain buruk sehingga membuatnya harus tersingkir dalam tim Juku Eja dalam beberapa laga sebelumnya.
"Saya bilang ke dia (Taufik) perlu belajar sesuatu supaya dia bisa meminimalisir kekalahan.Saya bicara dengan pemain yang bersangkutan dan dia memahami dengan baik. Dan setelah berapa lama, dia bermain kembali dan ternyata mampu memberikan penampilan terbaiknya seperti halnya Ezra Walian," ujarnya.
Khusus penampilan menjanjikan yang dipertontonkan Taufik Hidayat, Darije mengaku telah bekerja dalam koridor yang tepat setiap hari layaknya pekerja profesional.
Pelatih berusia 49 tahun itu juga membeberkan jika Dialah yang tidak mengijinkan Taufik pergi dalam jendela transfer paruh musim beberapa waktu lalu.
Dia mengaku mengetahui ada waktu yang tepat bagi Taufik untuk dapat bermain dan posisinya hanya tinggal menunggu waktu saja untuk tampil sebagai pemain utama.
"Saat itu para pemain-pemain lain yang diposisi Taufik memang tampil lebih baik. jadi prosesnya normal (pemilihan pemain). Selama pertandingan, pemain perlu menunjukkan penampilan yang konsisten,"ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan jika bukan pelatih yang tidak memberikan kesempatan bagi pemain hanya sekali untuk bisa menunjukkan potensi terbaiknya.
"Tidak ada di PSM yang bilang, coach hanya memberikan saya kesempatan sedikit sekali.Saya buat starting eleven dengan memilih pemain yang paling lapar untuk memenangkan pertandingan ini," sebutnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Amiruddin sudah siapkan pengganti Yuran Fernandes saat PSM hadapi Arema FC
18 October 2025 21:29 WIB
Liga 1 Indonesia - PSM Makassar fokus pemulihan jelang tandang ke markas PSIS Semarang
13 February 2025 4:18 WIB, 2025
Liga 1 Indonesia - Persib tutup putaran pertama di posisi teratas klasemen
08 January 2025 0:28 WIB, 2025
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB