Polisi selidiki penyebab Karhutla di Passo Ambon
Minggu, 22 Desember 2019 20:03 WIB
Kebakaran hutan dan lahan kemballi terjadi pada Minggu, (22/12) 2019 sekira pukul 13:00 WIT bertempat di kawasan perbukitan Tahola Desa Passo telah terjadi peristiwa kebakaran lahan milik PT Jakarta Baru. (22/12) (daniel Leonard)
Ambon (ANTARA) - Aparat kepolisian saat ini masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Passo, Kecamatan Baguala (Kota Ambon).
"Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material," kata Kasubag Humas Polresta Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Minggu.
Menurut dia, Minggu,di kawasan perbukitan Tahola Desa Passo telah terjadi peristiwa kebakaran lahan milik PT Jakarta Baru.
Berdasarkan keterangan saksi Atus Tuatanase kepada polisi, awalnya dia sementara makan siang di tenda pengungsian yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.
Tiba-tiba saksi melihat kepulan asap yang berasal dari kawasan perbukitan kemudian saksi pergi mengecek titik asap tersebut.
Setelah saksi tiba di tempat kejadian, dia melihat kobaran api yang begitu cepat merambat membakar hutan.
Selanjutnya saksi bersama beberapa warga mencoba untuk melakukan pemadaman kobaran api dengan alat seadanya.
"Kemudian pada pukul 13:30 WIT personel Polsek Baguala bersama personil Pos pelayanan pusat perbelanjaan Ambon City Center tiba di lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman api secara manual.
Selang beberapa menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran siaga Baguala tiba di lokasi kebakaran dan membantu melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul pukul 14:10 WIT.
"Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material," kata Kasubag Humas Polresta Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Minggu.
Menurut dia, Minggu,di kawasan perbukitan Tahola Desa Passo telah terjadi peristiwa kebakaran lahan milik PT Jakarta Baru.
Berdasarkan keterangan saksi Atus Tuatanase kepada polisi, awalnya dia sementara makan siang di tenda pengungsian yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.
Tiba-tiba saksi melihat kepulan asap yang berasal dari kawasan perbukitan kemudian saksi pergi mengecek titik asap tersebut.
Setelah saksi tiba di tempat kejadian, dia melihat kobaran api yang begitu cepat merambat membakar hutan.
Selanjutnya saksi bersama beberapa warga mencoba untuk melakukan pemadaman kobaran api dengan alat seadanya.
"Kemudian pada pukul 13:30 WIT personel Polsek Baguala bersama personil Pos pelayanan pusat perbelanjaan Ambon City Center tiba di lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman api secara manual.
Selang beberapa menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran siaga Baguala tiba di lokasi kebakaran dan membantu melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul pukul 14:10 WIT.
Pewarta : Daniel Leonard
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK mempersilakan Polri kembali ajukan Endar dalam seleksi Direktur Lidik
08 April 2023 14:30 WIB, 2023
Polda Sulsel menyelidiki dugaan anggota polisi bebaskan pengedar narkoba
03 April 2023 21:32 WIB, 2023
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB