Korem 161/WS tengah selidiki enam unit rumah anggotanya yang terbakar
Jumat, 27 Desember 2019 9:07 WIB
Puing-puing rumah anggota Korem 161/Wira Sakti yang terbakar, di Kupang, Jumat. ANTARA/Penerangan Korem 161/Wira Sakti
Kupang (ANTARA) - Korem 161/Wira Sakti di Kupang, NTT, masih menyelidiki enam unit anggota TNI AD yang terbakar di asrama TNI AD Kuanino, Kupang, pada Kamis petang (26/12).
Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti, Mayor Infantri Arwan Minarta, di Kupang, Jumat (27/12), mengatakan, mereka sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran unit unit rumah itu.
"Kami masih lakukan penyelidikan. Saya juga masih belum bisa memberikan keterangan soal penyebab kebakaran itu," katanya.
Ia mengatakan walaupun enam unit rumah itu terbakar namun kerugian material yang diderita juga belum bisa disampaikan saat ini karena masih dalam proses penghitungan.
Ia menyatakan, hal yang mencegah kerugian lebih parah terjadi adalah hujan lebat turun sehingga proses pemadaman kebakaran bisa berjalan lebih cepat sungguhpun enam unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan.
Ia menyampaikan syukurnya karena tak ada korban jiwa namun enam unit rumah itu hangus hingga rata dengan tanah, tersisa puing-puingnya saja.
Proses pemadaman juga ujar dia dibantu seluruh anggota TNI AD yang tinggal di kompleks itu sehingga pemadaman juga cepat terjadi.
Ia merinci rumah-rumah yang terbakar itu, yaitu rumah dinas anggota Markas Korem 161/Wira Sakti, satu rumah anggota Detasemen Perhubungan Korem 161/Wira Sakti dan satu rumah anggota Kodim 1604/Kupang.
Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti, Mayor Infantri Arwan Minarta, di Kupang, Jumat (27/12), mengatakan, mereka sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran unit unit rumah itu.
"Kami masih lakukan penyelidikan. Saya juga masih belum bisa memberikan keterangan soal penyebab kebakaran itu," katanya.
Ia mengatakan walaupun enam unit rumah itu terbakar namun kerugian material yang diderita juga belum bisa disampaikan saat ini karena masih dalam proses penghitungan.
Ia menyatakan, hal yang mencegah kerugian lebih parah terjadi adalah hujan lebat turun sehingga proses pemadaman kebakaran bisa berjalan lebih cepat sungguhpun enam unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan.
Ia menyampaikan syukurnya karena tak ada korban jiwa namun enam unit rumah itu hangus hingga rata dengan tanah, tersisa puing-puingnya saja.
Proses pemadaman juga ujar dia dibantu seluruh anggota TNI AD yang tinggal di kompleks itu sehingga pemadaman juga cepat terjadi.
Ia merinci rumah-rumah yang terbakar itu, yaitu rumah dinas anggota Markas Korem 161/Wira Sakti, satu rumah anggota Detasemen Perhubungan Korem 161/Wira Sakti dan satu rumah anggota Kodim 1604/Kupang.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB