Presiden Jokowi panggil kepala daerah tekankan kerja sama tangani banjir
Rabu, 8 Januari 2020 17:26 WIB
Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah kepala daerah yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi membahas upaya penanganan bencana banjir di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (8/1/2020). (ANTARA/Bayu Prasetyo)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah kepala daerah untuk membahas penanganan bencana banjir secara komprehensif yang terjadi di awal 2020.
"Saya harap semuanya bisa bekerja sama dengan baik menyelesaikan masalah banjir," kata Jokowi dalam sambutannya di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu.
Menurut Presiden, wilayah Ibu Kota DKI Jakarta dikelilingi oleh Provinsi Jawa Barat dan Banten sehingga dibutuhkan kerja sama para pimpinan di kawasan penopang.
Penanggulangan banjir, tegas Jokowi, membutuhkan kerja sama yang komprehensif dan cepat.
Presiden meminta semua pemerintah daerah mengevaluasi sistem pengendalian banjir dari hulu hingga hilir.
"Sehingga betul-betul memiliki strategi besar jangka pendek, menengah, dan panjang. Yang saya tahu seperti 'masterplan' ini sudah ada, tapi implementasi perlu lebih detail lagi kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota," tegas Presiden.
Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
Sejumlah kepala daerah yang turut dalam pertemuan itu yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
"Saya harap semuanya bisa bekerja sama dengan baik menyelesaikan masalah banjir," kata Jokowi dalam sambutannya di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu.
Menurut Presiden, wilayah Ibu Kota DKI Jakarta dikelilingi oleh Provinsi Jawa Barat dan Banten sehingga dibutuhkan kerja sama para pimpinan di kawasan penopang.
Penanggulangan banjir, tegas Jokowi, membutuhkan kerja sama yang komprehensif dan cepat.
Presiden meminta semua pemerintah daerah mengevaluasi sistem pengendalian banjir dari hulu hingga hilir.
"Sehingga betul-betul memiliki strategi besar jangka pendek, menengah, dan panjang. Yang saya tahu seperti 'masterplan' ini sudah ada, tapi implementasi perlu lebih detail lagi kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota," tegas Presiden.
Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
Sejumlah kepala daerah yang turut dalam pertemuan itu yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Pewarta : Bayu Prasetyo
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Ketua KPK Abraham Samad pastikan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya
13 August 2025 12:52 WIB
Prabowo, SBY, dan Jokowi tiba naik mobil buggy di Istana jelang Peluncuran Danantara
24 February 2025 11:06 WIB, 2025
PDI Perjuangan resmi memecat Jokowi, Gibran, Bobby sebagai kader partai
16 December 2024 16:31 WIB, 2024
Joko Widodo mendukung Baznas untuk berkantor di IKN guna optimalisasi ZIS
03 December 2024 10:43 WIB, 2024
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Bangladesh tutup sementara sekolah dampak krisis energi akibat konflik Timteng
09 March 2026 17:15 WIB