Tabrakan beruntun di Antasari akibat pengemudi kurang konsentrasi
Minggu, 12 Januari 2020 19:44 WIB
Petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dibantu sejumlah warga melakukan upaya pengaturan lalu lintas di lokasi kecelakaan beruntun di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Minggu (12/1/2020) (ANTARA/HO-Sudin Perhubungan Jakarta Selatan)
Jakarta (ANTARA) - Pihak kepolisian menjelaskan tabrakan beruntun yang melibatkan lima mobil dan satu sepeda motor di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, dipicu oleh seorang pengendara mobil yang kehilangan konsentrasi.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Antasari tepatnya depan Rumah nomer 89 lampu merah Pati 9 pada Sabtu pagi.
Kecelakaan itu bermula saat mobil Toyota Altis bernomor polisi B 1950 TBA yang dikemudikan oleh RWHS melaju dari arah utara ke selatan. Karena kurang konsentrasi mobil RWHS kemudian menabrak mobil di depannya hingga kecelakaan beruntun tidak bisa dihindarkan.
"Karena kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga menabrak kendaraan Toyota Avanza yang melaju searah di depannya," kata Fahri dalam keterangan tertulis, Minggu.
Usai menabrak, mobil Toyota Altis terus melaju hingga mendorong mobil Avanza di depannya hingga menabrak sebuah sepeda motor Yamaha R15.
Untuk menghindari tabrakan lebih parah dengan sepeda motor itu, pengemudi Avanza itu banting stir ke kanan dan akhirnya naik ke atas pembatas jalan.
"Kendaraan Toyota Avanza membuang ke kanan naik ke pembatas tengah dan secara bersamaan itu ditabrak oleh kendaraan dari arah Selatan Ke Utara," sambungnya
Meski demikian Toyota Altis itu terus mendorong kendaraan sepeda motor itu dan menabrak Suzuki Ertiga dan menabrak lagi sebuah Mitsubishi Pajero yang berada di depannya.
Kini seluruh kendaraan yang terlibat tabrakan itu dan RWHS selalu pengendara Toyota Altis diamankan oleh pihak kepolisian untuk diperiksa. Kasus ini kini masih ditangani oleh Satlantas Polres Jakarta Selatan.
"Kasus ditangani Jaksel," pungkas Fahri.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Antasari tepatnya depan Rumah nomer 89 lampu merah Pati 9 pada Sabtu pagi.
Kecelakaan itu bermula saat mobil Toyota Altis bernomor polisi B 1950 TBA yang dikemudikan oleh RWHS melaju dari arah utara ke selatan. Karena kurang konsentrasi mobil RWHS kemudian menabrak mobil di depannya hingga kecelakaan beruntun tidak bisa dihindarkan.
"Karena kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga menabrak kendaraan Toyota Avanza yang melaju searah di depannya," kata Fahri dalam keterangan tertulis, Minggu.
Usai menabrak, mobil Toyota Altis terus melaju hingga mendorong mobil Avanza di depannya hingga menabrak sebuah sepeda motor Yamaha R15.
Untuk menghindari tabrakan lebih parah dengan sepeda motor itu, pengemudi Avanza itu banting stir ke kanan dan akhirnya naik ke atas pembatas jalan.
"Kendaraan Toyota Avanza membuang ke kanan naik ke pembatas tengah dan secara bersamaan itu ditabrak oleh kendaraan dari arah Selatan Ke Utara," sambungnya
Meski demikian Toyota Altis itu terus mendorong kendaraan sepeda motor itu dan menabrak Suzuki Ertiga dan menabrak lagi sebuah Mitsubishi Pajero yang berada di depannya.
Kini seluruh kendaraan yang terlibat tabrakan itu dan RWHS selalu pengendara Toyota Altis diamankan oleh pihak kepolisian untuk diperiksa. Kasus ini kini masih ditangani oleh Satlantas Polres Jakarta Selatan.
"Kasus ditangani Jaksel," pungkas Fahri.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danrem Antasari : Yonif 621/Manuntung ungkap penyelundupan 20,8 kg sabu asal Malaysia
07 March 2023 16:08 WIB, 2023
Wapres Maruf Amin akui mendengar kabar terkait Antasari jadi Dewas KPK
08 November 2019 15:16 WIB, 2019
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB