Menag : JCH Indonesia Tempati Ring Satu 60 Persen
Selasa, 22 Juni 2010 14:15 WIB
Makassar (ANTARA News) - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, Jemaah calon haji (JCH) 2010 yang akan menempati ring satu dari Masjidil Haram, Mekkah mencapai 60 persen (123 ribu JCH) atau lebih banyak dibanding 2009.
"Sekitar 60 persen JCH kita akan berada pada ring satu dari Masjidil Haram, lebih banyak dibanding 2009 yang hanya 57 ribu CJH atau hanya sekitar 20 persen," kata Menag pada pembukaan Raker Pejabat Jajaran Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulsel di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, jika saat ini lokasi yang diperoleh lebih banyak yang jaraknya dekat dari pusat ibadah umat Islam itu, maka posisi JCH 2010 pada ring dua sekitar 37 persen.
Kondisi itu berbeda dengan musim haji 2009, JCH yang mendapat lokasi penginapan ring satu hanya sekitar 20 persen lebih dan ring dua 74 persen.
"Dengan kondisi yang lebih menguntungkan periode 2010 ini, diharapkan JCH lebih banyak yang ke Masjidil Haram beribadah," katanya.
Berbeda dengan periode lalu, banyaknya JCH yang mendapatkan penginapan jauh dari Masjidil Haram, menyebabkan banyak yang kelelahan dan bahkan tidak tahu arah kembali ke penginapannya.
Diakui, jamaah asal Indonesia pada saat berhaji sering tidak memperdulikan berapa umur dan penyakit yang dideritanya, karena gairah berhaji muncul luar biasa pada saat sudah tiba di tanah suci Makkah.
"Kondisi itulah yang menyebabkan JCH Indonesia berguguran, terlebih lagi jika lokasi penginapannya jauh dari tempat ibadah," katanya.
Sementara mengenai tuntutan penurunan ongkos naik haji (ONH) 2010 yang diusulkan legislator DPR RI sekitar 20 persen, Suryadharma enggan menjelaskan lebih lanjut.
"Itu baru akan dibahas, item mana yang diturunkan," katanya singkat.(T.S036/S016)
"Sekitar 60 persen JCH kita akan berada pada ring satu dari Masjidil Haram, lebih banyak dibanding 2009 yang hanya 57 ribu CJH atau hanya sekitar 20 persen," kata Menag pada pembukaan Raker Pejabat Jajaran Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulsel di Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, jika saat ini lokasi yang diperoleh lebih banyak yang jaraknya dekat dari pusat ibadah umat Islam itu, maka posisi JCH 2010 pada ring dua sekitar 37 persen.
Kondisi itu berbeda dengan musim haji 2009, JCH yang mendapat lokasi penginapan ring satu hanya sekitar 20 persen lebih dan ring dua 74 persen.
"Dengan kondisi yang lebih menguntungkan periode 2010 ini, diharapkan JCH lebih banyak yang ke Masjidil Haram beribadah," katanya.
Berbeda dengan periode lalu, banyaknya JCH yang mendapatkan penginapan jauh dari Masjidil Haram, menyebabkan banyak yang kelelahan dan bahkan tidak tahu arah kembali ke penginapannya.
Diakui, jamaah asal Indonesia pada saat berhaji sering tidak memperdulikan berapa umur dan penyakit yang dideritanya, karena gairah berhaji muncul luar biasa pada saat sudah tiba di tanah suci Makkah.
"Kondisi itulah yang menyebabkan JCH Indonesia berguguran, terlebih lagi jika lokasi penginapannya jauh dari tempat ibadah," katanya.
Sementara mengenai tuntutan penurunan ongkos naik haji (ONH) 2010 yang diusulkan legislator DPR RI sekitar 20 persen, Suryadharma enggan menjelaskan lebih lanjut.
"Itu baru akan dibahas, item mana yang diturunkan," katanya singkat.(T.S036/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menag bebas sanksi pidana meski gunakan jet pribadi saat kunjungi Takalar
24 February 2026 12:04 WIB
Menteri Agama siapkan forum memperkuat konsep solusi perdamaian di Gaza Palestina
17 November 2025 14:20 WIB
Menag buka MQK Internasional pertama yang diikuti perwakilan dari 10 negara
02 October 2025 15:56 WIB
Menteri Agama ingin memperkuat toleransi beragama dengan kurikulum cinta
18 January 2025 9:04 WIB, 2025
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemarau panjang, Gubernur Sulsel bersama ribuan warga shalat minta hujan
08 September 2026 17:32 WIB