Muhyiddin Yassin dilantik jadi Perdana Menteri Malaysia ke-8
Sabtu, 29 Februari 2020 20:34 WIB
Dokumentasi. Presiden Bersatu Tan Sri Muhyiddin Yasin bersama tokoh-tokoh partai Indonesia di Malaysia pada acara UMNO beberapa waktu lalu. Foto ANTARA/Hussein Lubis
Kuala Lumpur (ANTARA) - Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah telah berkenan melantik Presiden Partai Pribumi Malaysia Bersatu (Bersatu), Tan Sri Muhyiddin Yassin, sebagai Perdana Menteri ke delapan selaras dengan Pasal 402 (2) (a) dan Pasal 43 (2) (a) Perlembagaan Persekutuan atau Undang-Undang Federal.
Dalam pernyataan pers pejabat Istana Negara atau Datuk Pengelola Bijaya Diraja, Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin di Kuala Lumpur, Sabtu, mengatakan baginda berpandangan Muhyiddin mendapat kepercayaan mayoritas anggota parlemen.
Keputusan tersebut diperoleh setelah ketua-ketua partai politik dan anggota parlemen atau dewan rakyat secara bebas mengemukakan nama-nama calon perdana menteri kepada Yang di-Pertuan Agong.
"Sehubungan dengan itu, Seri Paduka Baginda telah berkenan melantik Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri selaras Pasal 40 (2)(a) dan Pasal 43 (2) (a) Perlembagaan Persekutuan (Undang-Undang Federal)," katanya.
Ahmad Fadil mengatakan proses selanjutnya adalah Istiadat upacara pengangkatan, termasuk pengucapan sumpah jabatan sebagai perdana menteri pada 1 Maret 2020 (Ahad) jam 10.30 pagi di Istana Negara.
Dalam pernyataan pers pejabat Istana Negara atau Datuk Pengelola Bijaya Diraja, Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin di Kuala Lumpur, Sabtu, mengatakan baginda berpandangan Muhyiddin mendapat kepercayaan mayoritas anggota parlemen.
Keputusan tersebut diperoleh setelah ketua-ketua partai politik dan anggota parlemen atau dewan rakyat secara bebas mengemukakan nama-nama calon perdana menteri kepada Yang di-Pertuan Agong.
"Sehubungan dengan itu, Seri Paduka Baginda telah berkenan melantik Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri selaras Pasal 40 (2)(a) dan Pasal 43 (2) (a) Perlembagaan Persekutuan (Undang-Undang Federal)," katanya.
Ahmad Fadil mengatakan proses selanjutnya adalah Istiadat upacara pengangkatan, termasuk pengucapan sumpah jabatan sebagai perdana menteri pada 1 Maret 2020 (Ahad) jam 10.30 pagi di Istana Negara.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korban tewas banjir bandang Sri Lanka bertambah jadi 334 jiwa, 370 orang hilang
01 December 2025 10:53 WIB
Badan Mutu KKP Makassar libatkan komunitas Balla Inklusi berdayakan disabilitas
09 October 2025 12:55 WIB
Menkeu Sri Mulyani meminta maaf dan janji evaluasi perbaikan usai rumah dijarah
01 September 2025 12:01 WIB
Prabowo prihatin anak keluarga kurang mampu harus menulis kecil demi hemat buku
30 July 2025 11:05 WIB
Menkeu Sri Mulyani ajak ekonom Islam tingkatkan peran dalam respon isu aktual
26 June 2025 14:38 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka
19 January 2026 9:37 WIB
Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland
16 January 2026 18:10 WIB
Menkeu Prancis ingatkan AS, Greenland negara berdaulat tak boleh dipermainkan
16 January 2026 16:18 WIB