Warga tangkap ular sanca sepanjang 4,5 meter
Minggu, 31 Mei 2020 14:58 WIB
Warga Kampung, Salimut, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, berhasil menangkap ular sanca sepanjang 4,5 meter dengan berat 30 kilogram yang selama ini kerap memangsa hewan ternak milik warga, Minggu (31/5) (Ahmad Fikri)
Cianjur (ANTARA) - Ular sanca sepanjang 4,5 meter dengan berat 30 kilogram yang kerap memangsa hewan ternak milik warga, dapat ditangkap warga Kampung Salimut, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat.
"Ini pertama kali warga menangkap ular sanca berukuran besar yang selama ini banyak memangsa hewan ternak milik warga, seperti ayam, kelinci dan ikan. Awalnya seorang warga melihat ular tersebut muncul di dalam kolam ikan yang terletak di ujung perkampungan," kata Engkos (55) warga sekitar pada wartawan, Minggu.
Mendapati hal tersebut, warga beramai-ramai mencoba menangkap hewan melata yang awalnya diperkirakan berukuran kecil dengan menggunakan tali tambang plastik sebagai jebakan. Hiingga akhirnya ular tersebut muncul ke permukaan dan berhasil ditangkap.
Betapa terkejutnya warga karena ular yang berhasil diangkat ke darat berukuran besar dengan panjang 4,5 meter, membutuhkan tenaga lima orang dewasa. Selanjutnya ular tersebut dimasukkan ke dalam karung untuk dilepaskan kembali ke alam liar.
"Rencananya akan dilepaskan kembali ke alam liar yang jauh dari perkampungan warga yang jelas padat penduduk. Namun kami masih mencari tempat yang cocok untuk melepaskan kembali ular tersebut," katanya.
Ia menambahkan, sebelum ular tersebut berhasil ditangkap, warga sekitar terutama yang memiliki hewan ternak, sempat mengeluhkan kehilangan. Hampir setiap hari hewan ternak seperti kelinci, ayam dan ikan yang dibudidayakan warga hilang tanpa bekas.
Sehingga warga yang setiap malam rutin melakukan ronda secara bergiliran lebih meningkatkan pengamanan kampung karena menduga banyak tangan jahil yang mencuri hewan ternak. Namun setelah tertangkapnya ular berukuran besar tersebut, keresahan warga terjawab.
"Kami menduga masih ada ular jenis yang sama berkeliaran di kampung kami, sehingga kami akan melakukan perburuan. Kami juga mengimbau warga khususnya pemilik hewan ternak untuk waspada," katanya.
"Ini pertama kali warga menangkap ular sanca berukuran besar yang selama ini banyak memangsa hewan ternak milik warga, seperti ayam, kelinci dan ikan. Awalnya seorang warga melihat ular tersebut muncul di dalam kolam ikan yang terletak di ujung perkampungan," kata Engkos (55) warga sekitar pada wartawan, Minggu.
Mendapati hal tersebut, warga beramai-ramai mencoba menangkap hewan melata yang awalnya diperkirakan berukuran kecil dengan menggunakan tali tambang plastik sebagai jebakan. Hiingga akhirnya ular tersebut muncul ke permukaan dan berhasil ditangkap.
Betapa terkejutnya warga karena ular yang berhasil diangkat ke darat berukuran besar dengan panjang 4,5 meter, membutuhkan tenaga lima orang dewasa. Selanjutnya ular tersebut dimasukkan ke dalam karung untuk dilepaskan kembali ke alam liar.
"Rencananya akan dilepaskan kembali ke alam liar yang jauh dari perkampungan warga yang jelas padat penduduk. Namun kami masih mencari tempat yang cocok untuk melepaskan kembali ular tersebut," katanya.
Ia menambahkan, sebelum ular tersebut berhasil ditangkap, warga sekitar terutama yang memiliki hewan ternak, sempat mengeluhkan kehilangan. Hampir setiap hari hewan ternak seperti kelinci, ayam dan ikan yang dibudidayakan warga hilang tanpa bekas.
Sehingga warga yang setiap malam rutin melakukan ronda secara bergiliran lebih meningkatkan pengamanan kampung karena menduga banyak tangan jahil yang mencuri hewan ternak. Namun setelah tertangkapnya ular berukuran besar tersebut, keresahan warga terjawab.
"Kami menduga masih ada ular jenis yang sama berkeliaran di kampung kami, sehingga kami akan melakukan perburuan. Kami juga mengimbau warga khususnya pemilik hewan ternak untuk waspada," katanya.
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Damkar Makassar amankan 68 ekor ular sanca berkeliaran di permukiman warga
09 January 2023 15:22 WIB, 2023
Anggota Exalos Indonesia meninggal akibat digigit ular berbisa di Raja Ampat
12 March 2022 14:25 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 jam di Bandara Lombok
14 February 2026 5:39 WIB