Logo Header Antaranews Makassar

Indeks Pembangunan Pemuda Sulbar raih skor 72,50 pada 2025

Kamis, 12 Februari 2026 19:57 WIB
Image Print
Kepala Dispoparekraf Provinsi Sulbar Bau Akram Dai. ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Provinsi Sulawesi Barat pada 2025 meraih skor 72,50 atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sebesar 70.

"IPP Provinsi Sulbar ini meraih skor pada domain kesehatan dan kesejahteraan," kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pelayanan Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulbar Karnoto di Mamuju, Kamis.

Secara keseluruhan IPP Sulbar, kata Karnoto, tercatat 56,50, sehingga menempatkan daerah itu berada di tengah-tengah wilayah regional Sulawesi, sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pemuda secara berkelanjutan.

Pelaksanaan penilaian IPP kata dia, dilakukan dengan menilai pemuda usia 16–30 tahun melalui lima domain utama, yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan serta gender dan diskriminasi.

"Indeks ini disusun berdasarkan 15 indikator terukur yang menjadi acuan pengumpulan data secara nasional oleh Kemenpora dan BPS," jelas Karnoto.

Dari lima domain yang diukur, Sulbar kata Karnoto menunjukkan keunggulan yang patut diapresiasi, khususnya pada domain kesehatan dan kesejahteraan, yang mencapai 72,50, di atas nilai nasional 70.

"Hal ini menegaskan komitmen Pemprov Sulbar dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan pemuda sebagai prioritas utama," katanya.

Selain itu, Sulbar juga mencatat peningkatan signifikan pada domain partisipasi dan kepemimpinan, dari 40 pada 2024 menjadi 50 pada 2025, atau setara dengan nilai nasional.

Sementara domain lainnya, seperti pendidikan dengan nilai 66,67, domain lapangan dan kesempatan kerja meraih nilai 50 serta gender dan diskriminasi meriah 43,33.

Pencapaian itu, lanjut Karnoto, sejalan dengan program Gubernur Sulbar, yang menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia muda sebagai fondasi Sulbar Maju dan Sejahtera.

"Gubernur menegaskan agar setiap program kepemudaan diarahkan untuk memperkuat kesehatan, pendidikan, kepemimpinan dan kesetaraan pemuda, sehingga capaian IPP menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan provinsi," jelas Karnoto.

Sementara, Kepala Dispoparekraf Provinsi Sulbar Bau Akram Dai mengapresiasi capaian tersebut, dan menilai kenaikan itu menunjukkan pemuda Sulbar semakin aktif dalam mengambil peran, berpartisipasi dan memimpin di berbagai kegiatan sosial, pendidikan dan kemasyarakatan.

"Namun untuk domain lain, diperlukan peningkatan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, lapangan kerja, gender dan diskriminasi, termasuk memastikan akses pendidikan merata, memperkuat literasi pemuda, meningkatkan partisipasi pemuda disabilitas, dan memastikan kesetaraan gender," jelasnya

Bau Akram juga menyampaikan bahwa pihaknya terus mengawal penyelesaian Rancangan Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan, sebagai panduan koordinasi lintas sektor di tingkat provinsi dan kabupaten.

"Langkah ini untuk memastikan program pembangunan pemuda dijalankan secara terstruktur, tepat sasaran, dan berkelanjutan," kata Bau Akram.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026