CDC AS umumkan total 4.649.102 kasus positif corona
Selasa, 4 Agustus 2020 10:23 WIB
Seorang pengunjuk rasa memakai kostum Malaikat Maut sambil membawa papan dengan tulisan 152k mewakili jumlah korban penyakit virus corona (COVID-19) di Amerika Serikat, saat iring-iringan Presiden Donald Trump menuju lapangan golf Trump National, di Washington, Amerika Serikat, Minggu (2/8/2020). REUTERS/Cheriss May /WSJ/djo (REUTERS/CHERISS MAY)
Washington (ANTARA) - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Senin mengumumkan data terkini virus corona, yakni total 4.649.102 kasus dan 154.471 kematian.
Menurut CDC, tercatat kenaikan 47.576 kasus dan 469 kematian akibat penyakit pernapasan tersebut.
CDC melaporkan hitungan kasus COVID-19 pada Minggu pukul 16.00 Waktu Timur (AS) dibanding data sehari sebelumnya.
Data CDC tentu saja tidak mencakup laporan kasus COVID-19 dari setiap negara bagian.
Hingga kini, AS berada di urutan pertama sebagai negara yang paling parah terdampak oleh corona.
Presiden AS Donald Trump berulang kali mengatakan kepada wartawan bahwa tingginya kasus infeksi di AS akibat masifnya tes corona yang dilakukan kepada warga AS.
Menurut Trump, tak ada negara lain di mana pun, termasuk di Eropa, yang melakukan tes COVID-19 yang semasif AS sehingga wajar, demikian logika presiden dari Partai Republik itu, jika jumlah kasus yang ditemukan di negerinya sangat tinggi.
Sumber: Reuters
Menurut CDC, tercatat kenaikan 47.576 kasus dan 469 kematian akibat penyakit pernapasan tersebut.
CDC melaporkan hitungan kasus COVID-19 pada Minggu pukul 16.00 Waktu Timur (AS) dibanding data sehari sebelumnya.
Data CDC tentu saja tidak mencakup laporan kasus COVID-19 dari setiap negara bagian.
Hingga kini, AS berada di urutan pertama sebagai negara yang paling parah terdampak oleh corona.
Presiden AS Donald Trump berulang kali mengatakan kepada wartawan bahwa tingginya kasus infeksi di AS akibat masifnya tes corona yang dilakukan kepada warga AS.
Menurut Trump, tak ada negara lain di mana pun, termasuk di Eropa, yang melakukan tes COVID-19 yang semasif AS sehingga wajar, demikian logika presiden dari Partai Republik itu, jika jumlah kasus yang ditemukan di negerinya sangat tinggi.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Trump tambah kapal induk ke Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran gagal
11 February 2026 10:51 WIB
Partai LDP pimpinan PM Sanae Takaichi menang pemilu Jepang, kebijakan China tidak berubah
10 February 2026 10:29 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Trump tambah kapal induk ke Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran gagal
11 February 2026 10:51 WIB
Partai LDP pimpinan PM Sanae Takaichi menang pemilu Jepang, kebijakan China tidak berubah
10 February 2026 10:29 WIB