Logo Header Antaranews Makassar

Perumda Pasar Makassar dan kecamatan kolaborasi penataan pasar

Jumat, 13 Februari 2026 09:51 WIB
Image Print
Direksi Perumda Pasar Makassar menerima kunjungan Camat Bontoala bersama para lurahnya untuk berkolaborasi dalam penataan dan pengelolaan pasar tradisional menjadi lebih rapi, bersih dan nyaman di Makassar, Jumat (13/2/2026). ANTARA/Muh Idris

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan melalui seluruh unsur kecamatan sepakat berkolaborasi dengan Perumda Pasar Makassar untuk melakukan penataan dan pengelolaan pasar agar lebih rapi, bersih, dan nyaman.

Camat Bontoala Fataullah bersama para lurah wilayah itu, berkunjung ke Perumda Pasar Makassar di Makassar, Jumat, untuk membahas penataan pasar di kecamatan tersebut agar lebih rapi, indah, dan ramah bagi pedagang maupun pengunjung.

"Pentingnya komunikasi dan kolaborasi dengan jajaran direksi Perumda Pasar Makassar, khususnya dalam menata wajah pasar agar suasana lebih nyaman dan tertib," ujarnya.

Dia mengatakan pasar bukan hanya pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang publik yang harus dikelola dengan baik demi kenyamanan bersama.

Isu pengelolaan sampah, kata dia, turut menjadi perhatian utama dalam pembahasan tersebut.

Ia mengungkapkan adanya keluhan dari lurah terkait dengan tingginya produksi sampah di area pasar.

Ia mengaku sebagian pedagang sudah terakomodasi dalam retribusi pasar yang inklusif dengan layanan pengangkutan sampah oleh Perumda Pasar Makassar.

Namun, masih ada pedagang di luar area retribusi yang belum masuk skema pembayaran.

“Ke depan akan ada pendataan oleh lurah untuk pedagang yang belum masuk retribusi. Kolaborasi ini penting supaya pengelolaan sampah adil dan berkelanjutan. Jangan sampai ingin sampahnya diangkut tapi tidak mau membayar retribusi. Itu kan tidak bijak,” katanya.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Ali Gauli Arief menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komunikasi yang terbangun antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan Perumda Pasar.

Menurutnya, dialog rutin menjadi kunci dalam mencari solusi atas berbagai persoalan pasar, mulai dari penataan pedagang, kebersihan, hingga ketertiban ruang publik.

“Dengan kolaborasi, kita bisa menjaga ketertiban dan kenyamanan pasar sebagai ruang publik yang sehat dan manusiawi. Perumda Pasar siap bersinergi dengan kecamatan dan kelurahan untuk memperbaiki tata kelola pasar,” kata dia.

Melalui sinergi itu, diharapkan penataan pasar dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih tertib dan berkeadilan, sehingga pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, nyaman, dan membanggakan bagi warga Kota Makassar.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026