Keluarga Jamaah Haji Kesulitan Urus Asuransi
Rabu, 15 Desember 2010 18:58 WIB
Makassar (ANTARA News) - Keluarga salah seorang Jamaah Haji asal Makassar kesulitan mengurus asuransi kematian keluarganya bernama Muhammad Bachri Adam yang tergabung dalam kloter 1 yang meninggal di Tanah Suci.
"Saya tidak bisa mengurus asuransi keluarga saya yang meninggal di Tanah Suci hanya karena kelalain Ketua Kloter 1 yang lupa membawa dokumen kematian dari Tanah Suci," ungkap keluarga Haji, H Ridwan, di Makassar, Rabu.
Ia mengatakan, dokumen kematian milik kerabatnya tersebut sampai saat ini masih berada di sektor Jeddah.
Ia mengaku, saat akan mengurus asuransi kematian tersebut, pihak asuransi mempertanyakan keberadaan dokumen kematian yang seharusnya sudah dipegang oleh pihak keluarga Haji.
"Dokumen kematian tersebut dikeluarkan oleh pihak rumah sakit tempat keluarga saya meninggal dunia dan menjadi bukti tertulis bagi pihak asuransi untuk dapat mencairkan dana," imbuhnya.
Karena kelalaian ketua kloter 1 ini, pengurusan asuransi kematian bagi Muhammad Bachri Adam mengalami keterlambatan.
Seharusnya, kata dia, pengurusan asuransi ini sudah bisa dilakukan sejak Jamaah Haji kloter 1 tiba di tanah air pada 21 November dan dana asuransi bisa dikeluarkan secepatnya.
"Dari informasi yang kami peroleh, pengurusan dana asuransi paling lama dilakukan selama setengah bulan. Dengan begitu, jika ketua kloter tidak lalai, maka seharusnya dana tersebut sudah bisa diterima," tuturnya.
Ia mengaku, sudah berkali-kali ke asrama Haji dan menanyakan kepada petugas Haji mengenai keberadaan dokumen kematian tersebut.
Namun, hingga kedatangan Jamaah Haji kloter 32 pada hari ini, dokumen kematian tersebut belum juga bisa diterimanya.
"Saya langsung menghubungi teman yang juga berada di Tanah Suci yang tergabung dalam kloter 34 dan menitipkan dokumen kematian tersebut untuk dibawa saat kembali ke tanah air," ujarnya.
Ia berharap agar dokumen kematian tersebut tiba dengan cepat, sehingga pengurusan asuransi bisa dilakukan. (T.pso-103/S016)
"Saya tidak bisa mengurus asuransi keluarga saya yang meninggal di Tanah Suci hanya karena kelalain Ketua Kloter 1 yang lupa membawa dokumen kematian dari Tanah Suci," ungkap keluarga Haji, H Ridwan, di Makassar, Rabu.
Ia mengatakan, dokumen kematian milik kerabatnya tersebut sampai saat ini masih berada di sektor Jeddah.
Ia mengaku, saat akan mengurus asuransi kematian tersebut, pihak asuransi mempertanyakan keberadaan dokumen kematian yang seharusnya sudah dipegang oleh pihak keluarga Haji.
"Dokumen kematian tersebut dikeluarkan oleh pihak rumah sakit tempat keluarga saya meninggal dunia dan menjadi bukti tertulis bagi pihak asuransi untuk dapat mencairkan dana," imbuhnya.
Karena kelalaian ketua kloter 1 ini, pengurusan asuransi kematian bagi Muhammad Bachri Adam mengalami keterlambatan.
Seharusnya, kata dia, pengurusan asuransi ini sudah bisa dilakukan sejak Jamaah Haji kloter 1 tiba di tanah air pada 21 November dan dana asuransi bisa dikeluarkan secepatnya.
"Dari informasi yang kami peroleh, pengurusan dana asuransi paling lama dilakukan selama setengah bulan. Dengan begitu, jika ketua kloter tidak lalai, maka seharusnya dana tersebut sudah bisa diterima," tuturnya.
Ia mengaku, sudah berkali-kali ke asrama Haji dan menanyakan kepada petugas Haji mengenai keberadaan dokumen kematian tersebut.
Namun, hingga kedatangan Jamaah Haji kloter 32 pada hari ini, dokumen kematian tersebut belum juga bisa diterimanya.
"Saya langsung menghubungi teman yang juga berada di Tanah Suci yang tergabung dalam kloter 34 dan menitipkan dokumen kematian tersebut untuk dibawa saat kembali ke tanah air," ujarnya.
Ia berharap agar dokumen kematian tersebut tiba dengan cepat, sehingga pengurusan asuransi bisa dilakukan. (T.pso-103/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelaku rekayasa kematian demi asuransi senilai Rp3 miliar menyerahkan diri
09 June 2022 20:38 WIB, 2022
Info haji 2024 - Haji asal Embarkasi Makassar meninggal dunia sebanyak 22 orang
30 June 2024 20:51 WIB, 2024
Info haji 2024 - Haji asal Kendari wafat di RS Arab Saudi karena serangan jantung
19 June 2024 23:04 WIB, 2024
Tiga haji asal Sulsel lewat debarkasi Makassar yang dirawat di Tanah Suci wafat
14 August 2023 22:35 WIB, 2023
Dirjen Dukcapil Kemendagri serahkan 59 akta kematian jemaah haji Indonesia
30 July 2022 18:32 WIB, 2022
Kemenag: 36 orang anggota jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci
11 July 2022 16:20 WIB, 2022
Jamaah calon haji meninggal dunia di Tanah Suci bertambah dua jadi 16 orang
30 June 2022 7:37 WIB, 2022
Jamaah haji Indonesia meninggal di Arab Saudi bertambah jadi sembilan orang
22 June 2022 14:52 WIB, 2022