Microsoft mengungguli Apple dari nilai penjualan
Sabtu, 30 Oktober 2021 10:23 WIB
FILE PHOTO: Microsoft logo is seen on the smartphone in front of displayed Apple logo in this illustration taken, July 26, 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration (REUTERS/DADO RUVIC)
Jakarta (ANTARA) - Microsoft mengungguli perusahaan pembuat iPhone yaitu Apple Inc sebagai perusahaan paling berharga di dunia karena terjadinya penurunan nilai yang dialami oleh Apple sebesar 2 persen.
Melansir Reuters, Sabtu, Apple mengalami penurunan penjualan hingga 6 miliar dolar AS selama kuartal keempat akibat rantai pasokan global yang terus menerus bermasalah.
Fokus Apple yang lebih didominasi pada penjualan produk perangkat keras menjadikan bisnisnya lebih rentan ketika rantai pasokan produk terganggu.
Sementara Microsoft yang fokus pada penjualan perangkat lunak menjadikannya bisa tetap berjaya meski pasokan produk perangkat keras mengalami masalah.
Oleh karena itu, saham Microsoft mengalami kenaikan sebesar 2,2 persen.
Penjualan cloud atau komputasi awan menjadi marak terutama karena masyarakat kini bekerja dari rumah menjadi andalan Microsoft.
Tercatat pada 2021, Microsoft mengalami kenaikan saham hingga 49 persen sementara perusahaan saingannya Apple hanya mengalami kenaikan hingga 13 persen.
Padahal pada 2010 Apple telah menyalip Microsoft sebagai perusahaan paling berharga di dunia berkait teknologi- teknologinya yang diburu masyarakat dunia.
Namun lewat satu dekade, predikat perusahaan paling berharga kembali ke pelukan Microsoft karena kini Apple mengalami masalah penjualan.
Melansir Reuters, Sabtu, Apple mengalami penurunan penjualan hingga 6 miliar dolar AS selama kuartal keempat akibat rantai pasokan global yang terus menerus bermasalah.
Fokus Apple yang lebih didominasi pada penjualan produk perangkat keras menjadikan bisnisnya lebih rentan ketika rantai pasokan produk terganggu.
Sementara Microsoft yang fokus pada penjualan perangkat lunak menjadikannya bisa tetap berjaya meski pasokan produk perangkat keras mengalami masalah.
Oleh karena itu, saham Microsoft mengalami kenaikan sebesar 2,2 persen.
Penjualan cloud atau komputasi awan menjadi marak terutama karena masyarakat kini bekerja dari rumah menjadi andalan Microsoft.
Tercatat pada 2021, Microsoft mengalami kenaikan saham hingga 49 persen sementara perusahaan saingannya Apple hanya mengalami kenaikan hingga 13 persen.
Padahal pada 2010 Apple telah menyalip Microsoft sebagai perusahaan paling berharga di dunia berkait teknologi- teknologinya yang diburu masyarakat dunia.
Namun lewat satu dekade, predikat perusahaan paling berharga kembali ke pelukan Microsoft karena kini Apple mengalami masalah penjualan.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Universitas Indonesia lolos terbanyak peserta Apple Developer Academy 2022
16 October 2021 20:00 WIB, 2021
Tiga raksasa perusahaan teknologi cetak laba gabungan lebih dari Rp700 triliun
28 July 2021 13:15 WIB, 2021
Polisi Hong Kong tangkap mantan jurnalis Apple Daily ketika mencoba meninggalkan kota
28 June 2021 8:45 WIB, 2021