Amartha-Bank Sulselbar berkolaborasi dalam pembiayaan UMKM
Chief Risk dan Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto (kiri) bersama Direktur TI dan Operasional Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan (kanan) saat briefing media di hotel Rinra Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (11/11/2021). ANTARA/Darwin Fatir.
"Kolaborasi ini sejalan dengan visi misi kami menciptakan kesejahteraan masyarakat, setidaknya berkontribusi kepada negara, karena dari awal Amarta dirancang meningkatkan kesejahteraan secara merata," kata Chief Risk dan Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.
Aria mengatakan kolaborasi ini juga diharapkan dapat mempercepat digitalisasi UMKM di tingkat pedesaan, mengigat Amartha juga menganut sistem platform aplikasi pinjaman secara daring atau online.
Selain itu, sasaran nasabahnya hanya dikhususkan bagi kaum perempuan yang usahanya berskala ultra mikro dan mikro. Untuk tingkatan pembiayaan mulai dari Rp3 juta-15 juta. Kendati demikian, Amartha ingin tidak disamakan dengan pinjaman online (Pinjol) lainnya yang marak melakukan penipuan.
"Amarta sudah lama terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sasaran pembiayaan kita khusus perempuan, misalnya jualan sayur, campuran dan lainnya bersifat mikro," ujar dia.
Rencananya, kolaborasi ini berjalan setelah Bank Sulselbar mendapatkan ijin dari OJK terkait proses bantuan pendanaan sebesar Rp100 miliar. Kerja sama tersebut untuk menciptakan ekosistem digital dan pemberdayaan UMKM yang dapat menjangkau wilayah pedesaan.
"Pemberian (Rp100 miliar) itu adalah kerja sama antara Amartha dengan Bank Sulselbar, dimana sebagai pendana di Amartha. Selanjutnya menyalurkan ke usaha mikro mitra atau anggota Amartha untuk bantuan modal usaha," katanya.
Sedangkan target pembiayaan Amartha tahun 2022, sebut Aria, pihaknya berencana menyalurkan Rp1 triliun khusus di Pulau Sulawesi. Setengahnya atau Rp500 miliar lebih akan disalurkan ke wilayah Sulselbar.
Untuk jumlah nasabah hingga kini tercata secara nasional sebanyak 870 ribuan, dan di Sulawesi lebih dari 100 ribu orang nasabah.
Direktur TI dan Operasional Bank Sulselbar Irmayanti Sulthan pada kesempatan itu mengatakan kolaborasi ini diharapkan dapat membantunya menjangkau nasabah di tingkat pedesaan dalam hal peningkatan pembiayaan kreditur berskala sedang dan besar.
"Targetnya, Rp100 miliar tahun ini, setelah ijin OJK kita dapat. Sudah lama kita diskusikan, karena ini pola kerja sama dengan Amartha dan agennya.saat ini membangun proses percepatan ekosistem bahkan melibatkan Dinas Koperasi, Perindag, dan lainnya, kita bergerak sama-sama," ujarnya.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Pegadaian Makassar buka layanan Sabtu-Minggu untuk mudahkan akses nasabah
20 January 2025 17:34 WIB, 2025
BSI meluncurkan SuperApps baru BYOND layanan finansial hingga spritual
11 November 2024 13:34 WIB, 2024
BSI mengoptimalkan layanan dukung transaksi finansial PON XXI 2024
09 September 2024 13:11 WIB, 2024
Inter Milan krisis finansial, pengamat : Era Erick Thohir lebih stabil saat kelola klub
20 May 2024 13:30 WIB, 2024
Langgar aturan finansial, Everton kembali disanksi pengurangan dua poin tambahan
08 April 2024 21:21 WIB, 2024
Presdir Freeport berbagi kiat kemandirian finansial-inovasi di Unhas
27 January 2024 12:39 WIB, 2024
Kementerian PPPA: Sebagian besar masyarakat yang terjerat pinjol adalah perempuan
04 February 2023 8:55 WIB, 2023
Kemenkop UKM: Perbankan perlu lebih bantu pelaku UMKM kepada layanan akses finansial
06 December 2022 14:47 WIB, 2022
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Jaga ketahanan pangan, Pemprov Sulsel alokasikan 2.300 ton benih padi gratis pada 2026
20 April 2026 14:46 WIB
PLN UID Sulselrabar salurkan bantuan kepada 6.950 orang lewat Cahaya Berkah Ramadhan
14 March 2026 5:40 WIB