Plt Gubernur Sulsel terima kunjungan Dubes RI untuk Mesir
Kamis, 9 Desember 2021 15:24 WIB
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman bersama Duta Besar (Dubes) RI untuk Mesir Lutfi Rauf di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (9/12/2021). ANTARA Foto/HO-Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar (Dubes) RI untuk Mesir Lutfi Rauf, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis.
"Kami bertemu dengan Pak (Plt) Gubernur untuk bersilaturahim. Saya tentunya berterima kasih, di tengah kesibukan beliau dalam situasi akhir-akhir ini masih bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahim dan juga bertukar pikiran," kata Lutfi Rauf yang juga merupakan putra daerah Sulsel asal Kabupaten Soppeng.
"Saya juga menyampaikan mengenai apa-apa yang saya lakukan di Mesir (sebagai Dubes Indonesia untuk Mesir) selama satu tahun ini," tambah Rauf.
Salah satu perbincangan keduanya mengenai keberadaan pelajar maupun mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Mesir.
"Saya sampaikan Pak (Plt) Gubernur juga punya warga di sana, kita harap nanti ada silaturahmi antara pelajar dan mahasiswa di sana dengan Pak Gubernur secara virtual," ujarnya.
Mereka turut mendiskusikan langkah konkrit atas keberadaan anak-anak asal Sulsel yang menimbah ilmu di Mesir sebagai aset bangsa yang akan kembali untuk membangun Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam hal ilmu keagamaan.
Ia juga menyampaikan beberapa komoditas yang banyak diekspor ke Mesir, di antaranya kopi, minyak sawit dan perikanan.
Menurut dia, Sulsel memiliki banyak potensi, baik dalam bidang investasi, perdagangan maupun pariwisata.
"Ini yang perlu kita dorong ke depan," katanya.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan kehadiran Dubes Indonesia untuk Mesir ini nantinya bisa menjadi peluang untuk ekspor hasil pertanian maupun perikanan dari Sulsel.
"Kita harap nantinya ada peluang-peluang perdagangan. Apalagi kita memiliki banyak potensi yang dapat diekspor. Kita harap, dengan silaturahmi ini nantinya ke depan akan membantu dalam ekspor potensi-potensi dari Sulsel sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini," ujarnya.
"Kami bertemu dengan Pak (Plt) Gubernur untuk bersilaturahim. Saya tentunya berterima kasih, di tengah kesibukan beliau dalam situasi akhir-akhir ini masih bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahim dan juga bertukar pikiran," kata Lutfi Rauf yang juga merupakan putra daerah Sulsel asal Kabupaten Soppeng.
"Saya juga menyampaikan mengenai apa-apa yang saya lakukan di Mesir (sebagai Dubes Indonesia untuk Mesir) selama satu tahun ini," tambah Rauf.
Salah satu perbincangan keduanya mengenai keberadaan pelajar maupun mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Mesir.
"Saya sampaikan Pak (Plt) Gubernur juga punya warga di sana, kita harap nanti ada silaturahmi antara pelajar dan mahasiswa di sana dengan Pak Gubernur secara virtual," ujarnya.
Mereka turut mendiskusikan langkah konkrit atas keberadaan anak-anak asal Sulsel yang menimbah ilmu di Mesir sebagai aset bangsa yang akan kembali untuk membangun Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam hal ilmu keagamaan.
Ia juga menyampaikan beberapa komoditas yang banyak diekspor ke Mesir, di antaranya kopi, minyak sawit dan perikanan.
Menurut dia, Sulsel memiliki banyak potensi, baik dalam bidang investasi, perdagangan maupun pariwisata.
"Ini yang perlu kita dorong ke depan," katanya.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan kehadiran Dubes Indonesia untuk Mesir ini nantinya bisa menjadi peluang untuk ekspor hasil pertanian maupun perikanan dari Sulsel.
"Kita harap nantinya ada peluang-peluang perdagangan. Apalagi kita memiliki banyak potensi yang dapat diekspor. Kita harap, dengan silaturahmi ini nantinya ke depan akan membantu dalam ekspor potensi-potensi dari Sulsel sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini," ujarnya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
FH Unhas bahas tantangan multilateral bersama tiga Dubes RI secara virtual
16 March 2021 20:15 WIB, 2021
Presiden Jokowi: Penanganan COVID-19 tidak lagi gratis bila sudah masuk endemi
18 June 2023 22:05 WIB, 2023
Presiden Jokowi ungkap sulitnya manajemen "gas dan rem" tangani pandemi
26 January 2023 13:53 WIB, 2023
Presiden Jokowi: Indonesia bisa rusuh bila dulu terapkan "lockdown" awal pandemi COVID-19
26 January 2023 11:18 WIB, 2023
Presiden Jokowi perintahkan Menkes konsultasi dengan WHO soal status pandemi
03 October 2022 13:56 WIB, 2022