Pemko Gorontalo Diminta Pelopori Penggunaan Pertamax
Kamis, 31 Mei 2012 13:50 WIB
Gorontalo (ANTARA News) - Kalangan pejabat dan pegawai Pemko Gorontalo diminta sebagai pelopor dan menjadi contoh yang baik penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax, sebagaimana imbauan Presiden RI belum lama ini.
"Seharusnya tidak ada lagi mobil pelat merah ikut antrian BBM bersubsidi di SPBU, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Yanri, salah satu warga Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Kamis.
Sejauh ini, para pejabat di daerah enggan melaksanakan imbauan Presiden, karena seenaknya mengambil jatah BBM subsidi untuk kepentingan warga menengah ke bawah.
Warga juga mewanti-wanti kalau mobil dinas pemerintah sering mengganti pelat kendaraan, untuk mengelabui warga dan petugas SPBU.
"Harus ada regulasi lebih jelas mengatur pembatasan pembelian BBM bagi aparat pemerintah," tambah Kifly, salah satu pengemudi becak motor di Gorontalo.
Pengamat sosial politik dari Unsrat Manado, Mahyudin Damis, menilai himbauan Presiden jika tidak diikuti dengan aturan kuat dan jelas, sulit untuk dibendung.
"Kasihan rakyat yang selalu antrian panjang di SPBU, tetapi pejabat pemda juga menikmati hak rakyat juga," katanya.
Sementara data yang dirilis Dinas Perhubungan, Pertambangan dan Energi Provinsi Gorontalo, bahwa alokasi BBM subsidi ke Gorontalo selalu habis terserap.
Jenis premiun, sebanyak 100.234 kilo liter (KL), dengan terbanyak pasokan ke Kota Gorontalo 64.106 KL dan paling sedikit Bone Bolango 1.140 KL. (T.H013/M019)
"Seharusnya tidak ada lagi mobil pelat merah ikut antrian BBM bersubsidi di SPBU, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Yanri, salah satu warga Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Kamis.
Sejauh ini, para pejabat di daerah enggan melaksanakan imbauan Presiden, karena seenaknya mengambil jatah BBM subsidi untuk kepentingan warga menengah ke bawah.
Warga juga mewanti-wanti kalau mobil dinas pemerintah sering mengganti pelat kendaraan, untuk mengelabui warga dan petugas SPBU.
"Harus ada regulasi lebih jelas mengatur pembatasan pembelian BBM bagi aparat pemerintah," tambah Kifly, salah satu pengemudi becak motor di Gorontalo.
Pengamat sosial politik dari Unsrat Manado, Mahyudin Damis, menilai himbauan Presiden jika tidak diikuti dengan aturan kuat dan jelas, sulit untuk dibendung.
"Kasihan rakyat yang selalu antrian panjang di SPBU, tetapi pejabat pemda juga menikmati hak rakyat juga," katanya.
Sementara data yang dirilis Dinas Perhubungan, Pertambangan dan Energi Provinsi Gorontalo, bahwa alokasi BBM subsidi ke Gorontalo selalu habis terserap.
Jenis premiun, sebanyak 100.234 kilo liter (KL), dengan terbanyak pasokan ke Kota Gorontalo 64.106 KL dan paling sedikit Bone Bolango 1.140 KL. (T.H013/M019)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Propam siapkan sanksi berat bagi anggota polisi bacok polisi di Pohuwato Gorontalo
01 October 2025 12:02 WIB
Viral ucapan akan merampok uang negara, anggota DPRD Gorontalo mengaku tak sadar ucapannya direkam
20 September 2025 20:12 WIB
Basarnas bersiaga penuh usai peringatan dini tsunami diaktifkan pascagempa Rusia
30 July 2025 11:10 WIB
BMKG minta warga jauhi pantai sampai waktu tiba tsunami pascagempa magnitudo 8,7 di Rusia
30 July 2025 11:08 WIB
Oknum guru di Gorontalo jadi tersangka kekerasan seksual, aksinya dipergoki di ruang OSIS
27 March 2025 13:27 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB