Wimbledon 2022 - Rafael Nadal ke semifinal setelah berjuang atasi cedera
Kamis, 7 Juli 2022 6:32 WIB
Rafael Nadal menumpahkan emosinya setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat Taylor Fritz dalam perempatfinal Wimbledon di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, 6 Juli 2022. (REUTERS/HANNAH MCKAY)
Jakarta (ANTARA) - Rafael Nadal mengatasi cedera untuk mengalahkan Taylor Fritz guna mencapai semifinal Wimbledon yang kedelapan kalinya pada Rabu waktu setempat yang sekaligus memelihara asa menyempurnakan kalender Grand Slam.
Unggulan kedua itu kalah pada set pertama dan harus menjalani time-out medis pada set kedua, tetapi meningkatkan performa bermainnya untuk berbalik menang 3-6, 7-5, 3-6, 7-5, 7-6 (10/4) dalam waktu empat jam 21 menit.
Juara Grand Slam 22 kali itu akan melawan petenis Australia Nick Kyrgios untuk memperebutkan satu tempat dalam final Minggu pekan ini.
Dia mengaku menderita masalah perut.
"Untuk sementara waktu saya sempat berpikir tidak akan bisa menyelesaikan pertandingan ini tetapi berkat penonton, energi ini, terima kasih untuk itu," kata petenis asal Spanyol itu seperti dikutip AFP.
"Sejujurnya saya sangat menikmati memainkan pertandingan semacam ini di depan kalian. Saya tak bisa cuma berterima kasih atas dukungan ini."
Nadal yang bersemangat merangsek untuk memimpin 3-1 tetapi kemudian kalah dalam lima gim berturut-turut dari unggulan ke-11 ini yang kemudian kehilangan set pertama.
Kedua petenis bertukar break pada set kedua tetapi Nadal tidak bergerak bebas dan ketika memimpin 4-3 dia duduk di kursinya, menggelengkan kepalanya ke arah timnya.
Pelatih masuk sebelum Nadal meninggalkan lapangan untuk time-out medis guna mengobati apa yang sepertinya merupakan cedera.
Ketika dia kembali, Fritz memegang servis dalam kedudukan sama di mana gerakan Nadal masih terlihat terhambat.
Namun petenis Spanyol itu dua kali menahan servis untuk dengan nyaman memimpin 6-5 dan sebuah pukulan backhand voli uang mendarat mulus di lapangan yang kosong menutup set kedua untuk disambut sorak sorai penonton.
Petenis yang kini berusia 36 tahun itu bergerak lebih bebas tetapi pendulum kembali berayun pada awal set ketiga ketika juara Wimbledon dua kali itu melakukan kesalahan ganda sehingga lawannya membuat break.
Sang pelatih kembali masuk lapangan dan kali ini untuk mengencangkan paha kiri Fritz, dan petenis Amerika itu kembali bermain untuk mematahkan servisnya lagi guna merebut set ketiga.
Ada lima kali break pada set keempat ketika kedua petenis berusaha keras menjaga konsistensi pada servisnya tetapi Nadal keluar menjadi yang terbaik untuk menyamakan kedudukan.
Enam game pertama dari set penentuan berlangsung dengan servis sebelum Nadal memasukkan pukulan backhand dropshot winner untuk membuat break setelah gim ketujuh yang berjalan sengit.
Fritz langsung membalas ketika pukulan Nadal gagal melewati net, dengan pukulan backhand.
Set tersebut dilanjutkan dengan tie-break dan Nadal mengambil alih kendali untuk melaju guna memimpin 9-3 dan menuntaskan laga pada match point keduanya.
Nadal yang memenangkan Australiaan Open dan French Open tahun ini, berada di tengah jalan menuju kalender Grand Slam pertama tunggal putra sejak Rod Laver melakukannya pada 1969.
Dia juga berusaha memenangkan gelar Grand Slam ke-23 dan menyamai Serena Williams pada tempat kedua dalam daftar peraih Grand Slam terbanyak sepanjang masa yang saat ini masih dipegang Margaret Court dengan 24 gelar.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Berjuang lawan cedera, Nadal ke semifinal Wimbledon hadapi Kyrgios
Unggulan kedua itu kalah pada set pertama dan harus menjalani time-out medis pada set kedua, tetapi meningkatkan performa bermainnya untuk berbalik menang 3-6, 7-5, 3-6, 7-5, 7-6 (10/4) dalam waktu empat jam 21 menit.
Juara Grand Slam 22 kali itu akan melawan petenis Australia Nick Kyrgios untuk memperebutkan satu tempat dalam final Minggu pekan ini.
Dia mengaku menderita masalah perut.
"Untuk sementara waktu saya sempat berpikir tidak akan bisa menyelesaikan pertandingan ini tetapi berkat penonton, energi ini, terima kasih untuk itu," kata petenis asal Spanyol itu seperti dikutip AFP.
"Sejujurnya saya sangat menikmati memainkan pertandingan semacam ini di depan kalian. Saya tak bisa cuma berterima kasih atas dukungan ini."
Nadal yang bersemangat merangsek untuk memimpin 3-1 tetapi kemudian kalah dalam lima gim berturut-turut dari unggulan ke-11 ini yang kemudian kehilangan set pertama.
Kedua petenis bertukar break pada set kedua tetapi Nadal tidak bergerak bebas dan ketika memimpin 4-3 dia duduk di kursinya, menggelengkan kepalanya ke arah timnya.
Pelatih masuk sebelum Nadal meninggalkan lapangan untuk time-out medis guna mengobati apa yang sepertinya merupakan cedera.
Ketika dia kembali, Fritz memegang servis dalam kedudukan sama di mana gerakan Nadal masih terlihat terhambat.
Namun petenis Spanyol itu dua kali menahan servis untuk dengan nyaman memimpin 6-5 dan sebuah pukulan backhand voli uang mendarat mulus di lapangan yang kosong menutup set kedua untuk disambut sorak sorai penonton.
Petenis yang kini berusia 36 tahun itu bergerak lebih bebas tetapi pendulum kembali berayun pada awal set ketiga ketika juara Wimbledon dua kali itu melakukan kesalahan ganda sehingga lawannya membuat break.
Sang pelatih kembali masuk lapangan dan kali ini untuk mengencangkan paha kiri Fritz, dan petenis Amerika itu kembali bermain untuk mematahkan servisnya lagi guna merebut set ketiga.
Ada lima kali break pada set keempat ketika kedua petenis berusaha keras menjaga konsistensi pada servisnya tetapi Nadal keluar menjadi yang terbaik untuk menyamakan kedudukan.
Enam game pertama dari set penentuan berlangsung dengan servis sebelum Nadal memasukkan pukulan backhand dropshot winner untuk membuat break setelah gim ketujuh yang berjalan sengit.
Fritz langsung membalas ketika pukulan Nadal gagal melewati net, dengan pukulan backhand.
Set tersebut dilanjutkan dengan tie-break dan Nadal mengambil alih kendali untuk melaju guna memimpin 9-3 dan menuntaskan laga pada match point keduanya.
Nadal yang memenangkan Australiaan Open dan French Open tahun ini, berada di tengah jalan menuju kalender Grand Slam pertama tunggal putra sejak Rod Laver melakukannya pada 1969.
Dia juga berusaha memenangkan gelar Grand Slam ke-23 dan menyamai Serena Williams pada tempat kedua dalam daftar peraih Grand Slam terbanyak sepanjang masa yang saat ini masih dipegang Margaret Court dengan 24 gelar.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Berjuang lawan cedera, Nadal ke semifinal Wimbledon hadapi Kyrgios
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DJP mengklarifikasi soal transaksi uang elektronik kena PPN 12 persen
20 December 2024 11:59 WIB, 2024
Kemenkum nilai Sertifikasi ISO 27001:2022 Pusdatin menjamin data lebih terjaga
21 November 2024 6:53 WIB, 2024
Bapanas menyiapkan revisi Perpres bantuan pangan atasi kemiskinan ekstrem
11 May 2024 14:28 WIB, 2024
Kemenkumham Sulsel raih penghargaan kinerja penyelenggara bantuan hukum terbaik 2022-2023
01 March 2024 13:54 WIB, 2024
Pemkot Makassar siap evaluasi pajak tempat hiburan sebesar 40-75 persen
23 January 2024 12:11 WIB, 2024
Enam kaus Messi pada Piala Dunia Qatar 2022 terjual seharga 7,8 juta dolar AS
15 December 2023 10:51 WIB, 2023