Jalan Trans Sulawesi Pamboang Berlubang-Lubang
Minggu, 26 Agustus 2012 4:23 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Jalan raya trans-Sulawesi di Kecamatan Pamboang dan dan Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, rusak berlubang-lubang.
ANTARA melaporkan, Sabtu, di Desa Sirindu, Kecamatan Pamboang, yang berjarak 20 kilometer dari Kota Majene, sepanjang tiga kilometer jalan tersebut berlubang-lubang sehingga menyulitkan pengendara.
Selain di Desa Sirindu, jalan Trans-Sulawesi di Desa Batu Taku dan Desa Sumakuyu, Kecamatan Tubo Sendana, juga berlubang-lubang di sepanjang tiga kilometer.
Kerusakan jalan pada dua di dua Kecamatan itu sangat menganggu kelancaran arus lalu lintas karena kendaraan tidak bisa melaju dengan normal.
Menurut Anca, warga, kondisi jalan di dua kecamatan itu menjadi keluhan masyarakat karena banyak lubang menganga dan sering mengakibatkan kecelakaan pengendara terutama di malam hari dan menghambat aktivitas perekonomian masyakat karena satu-satunya jalan penghubung bebarapa kabupaten wilayah barat Provinsi Sulbar.
"Balai jalan nasional semestinya cepatnya memperbaiki jalan itu karena anggarannya sudah tersedia. Kasihan masyarakat yang selalu kesulitan melalui jalan yang paling padat kendaraan di Sulbar itu," kata Anca.
(T.KR-MFH/A013)
ANTARA melaporkan, Sabtu, di Desa Sirindu, Kecamatan Pamboang, yang berjarak 20 kilometer dari Kota Majene, sepanjang tiga kilometer jalan tersebut berlubang-lubang sehingga menyulitkan pengendara.
Selain di Desa Sirindu, jalan Trans-Sulawesi di Desa Batu Taku dan Desa Sumakuyu, Kecamatan Tubo Sendana, juga berlubang-lubang di sepanjang tiga kilometer.
Kerusakan jalan pada dua di dua Kecamatan itu sangat menganggu kelancaran arus lalu lintas karena kendaraan tidak bisa melaju dengan normal.
Menurut Anca, warga, kondisi jalan di dua kecamatan itu menjadi keluhan masyarakat karena banyak lubang menganga dan sering mengakibatkan kecelakaan pengendara terutama di malam hari dan menghambat aktivitas perekonomian masyakat karena satu-satunya jalan penghubung bebarapa kabupaten wilayah barat Provinsi Sulbar.
"Balai jalan nasional semestinya cepatnya memperbaiki jalan itu karena anggarannya sudah tersedia. Kasihan masyarakat yang selalu kesulitan melalui jalan yang paling padat kendaraan di Sulbar itu," kata Anca.
(T.KR-MFH/A013)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang pria tewas di Jalan Majapahit Jakarta akibat jalanan berlubang tertutup banjir
25 February 2020 13:36 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 jam di Bandara Lombok
14 February 2026 5:39 WIB