Penduduk Ulumanda Dambakan Pelayanan Listrik
Selasa, 9 Oktober 2012 18:31 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Penduduk di wilayah Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, hingga kini masih mendambakan adanya pelayanan listrik dari PLN.
"Desa-desa bagian dalam di Kecamatan Ulumanda hingga kini belum menikmati manfaat listrik. Ini yang menjadi keluahan masyarakat kami agar pemerintah ikut memberi perhatian lebih agar sarana listrik dapat dinikmati masyarakat,"kata Camat Ulumanda, Ahmad saat berada di Mamuju, Selasa.
Kondisi ini kata dia, tentu akan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat karena saat ini warga masih memanfaatkan mesin genset untuk bisa menikmati aliran listrik.
"Mesin genset yang dimanfaatkan warga hanya dinikmati 3 jam pada malam hari. Setiap malamnya warga harus membeli bahan bakar minyak (BBM) bensin minimal dua liter/tiga jam,"katanya.
Karena itu kata dia, pemprov Sulbar diharapkan bisa memberikan perhatian agar persoalan listrik di daerah itu segera teratasi.
Menindaklanjuti aspirasi ini, Ketua DPRD Sulbar, H.Hamzah Hapati Hasan berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan mengundang jajaran PLN untuk mengatasi persoalan energi listrik.
"Dalam waktu dekat ini kami akan segera menindaklanjutinya dengan mengundang pihak PLN untuk membahas kondisi listrik di Ulumanda. Yang jelas, semua aspirasi dari masyarakat di seluruh Sulbar akan kami terima dan tindaklanjuti,"kata dia.
Tersedianya layanan listrik kata dia, jelas implikasinya dapat dilaksanakan perbaikan ekonomi atau kesejahteraan masyarakat.
"Kami akan segera ke lokasi untuk melihat perkembangan kondisi krisis listrik yang dirasakan oleh warga desa di Ulumanda,"kata dia.
Peninjauan ke lokasi ini kata dia, sangat penting agar ada solusi dari segala persoalan yang dirasakan masyarakat pegunungan di Ulumanda. (T.KR-ACO/M009)
"Desa-desa bagian dalam di Kecamatan Ulumanda hingga kini belum menikmati manfaat listrik. Ini yang menjadi keluahan masyarakat kami agar pemerintah ikut memberi perhatian lebih agar sarana listrik dapat dinikmati masyarakat,"kata Camat Ulumanda, Ahmad saat berada di Mamuju, Selasa.
Kondisi ini kata dia, tentu akan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat karena saat ini warga masih memanfaatkan mesin genset untuk bisa menikmati aliran listrik.
"Mesin genset yang dimanfaatkan warga hanya dinikmati 3 jam pada malam hari. Setiap malamnya warga harus membeli bahan bakar minyak (BBM) bensin minimal dua liter/tiga jam,"katanya.
Karena itu kata dia, pemprov Sulbar diharapkan bisa memberikan perhatian agar persoalan listrik di daerah itu segera teratasi.
Menindaklanjuti aspirasi ini, Ketua DPRD Sulbar, H.Hamzah Hapati Hasan berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan mengundang jajaran PLN untuk mengatasi persoalan energi listrik.
"Dalam waktu dekat ini kami akan segera menindaklanjutinya dengan mengundang pihak PLN untuk membahas kondisi listrik di Ulumanda. Yang jelas, semua aspirasi dari masyarakat di seluruh Sulbar akan kami terima dan tindaklanjuti,"kata dia.
Tersedianya layanan listrik kata dia, jelas implikasinya dapat dilaksanakan perbaikan ekonomi atau kesejahteraan masyarakat.
"Kami akan segera ke lokasi untuk melihat perkembangan kondisi krisis listrik yang dirasakan oleh warga desa di Ulumanda,"kata dia.
Peninjauan ke lokasi ini kata dia, sangat penting agar ada solusi dari segala persoalan yang dirasakan masyarakat pegunungan di Ulumanda. (T.KR-ACO/M009)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN aliri listrik tujuh dusun di Ulumanda dan Malunda Kabupaten Majene Sulbar
16 August 2021 20:53 WIB, 2021
Pemerintah merelokasi tempat tinggal 80 KK warga Desa Kabiraan korban gempa
26 May 2021 19:48 WIB, 2021
PLN siapkan 25 lampu surya untuk penerangan di Ulumanda Majene Sulbar
24 January 2021 19:33 WIB, 2021