PWI : Negara Sangat Membutuhkan Peran LKBN ANTARA
Kamis, 13 Desember 2012 14:54 WIB
Gorontalo (ANTARA News) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gorontalo, Azhari Thalib, mengungkapkan, di era keterbukaan informasi saat ini, negara masih sangat membutuhkan kehadiran Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA.
"LKBN ANTARA merupakan informasi pencerahan bagi masyarakat, paling netral dan sangat berimbang pemberitaannya," kata Azhari, saat memberikan ucapan selamat HUT Perum LKBN ANTARA ke-75, 13 Desember 2012, Kamis.
Ketika sejumlah media masih marak dengan pemberitaan bernuansa kekerasan, konflik maupun bentuk pelanggaran lainnya, LKBN ANTARA terus memberikan berita pencerahan dan edukasi bagi publik.
Di sisi lain, LKBN ANTARA di usia yang semakin tua, yakni 75 tahun, terus berbenah sejak ditetapkan menjadi perum pada tahun 2007.
"Pengembangan kantor berita nasional berbasis multimedia terus dikembangkan, ini akan menjadikan ANTARA sebagai kantor berita berkelas dunia," tambahnya.
Hanya satu saran PWI bagi lembaga "berpelat merah" itu, agar memperhatikan ketersediaan fasilitas di daerah-daerah, dan jangan kalah bersaing fasilitasnya dengan media-media lokal swasta lainnya.
"Pengembangan bisnis juga tetap dikembangkan, guna mendukung keberlangsungan dan eksistensi lembaga informasi tersebut," tambahnya.
Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo, Wahiyudin M, berharap ANTARA terus berbenah dengan mengedepankan kualitas informasi yang independen, dan menjadi panutan bagi media lain.
(T.H013/Y008)
"LKBN ANTARA merupakan informasi pencerahan bagi masyarakat, paling netral dan sangat berimbang pemberitaannya," kata Azhari, saat memberikan ucapan selamat HUT Perum LKBN ANTARA ke-75, 13 Desember 2012, Kamis.
Ketika sejumlah media masih marak dengan pemberitaan bernuansa kekerasan, konflik maupun bentuk pelanggaran lainnya, LKBN ANTARA terus memberikan berita pencerahan dan edukasi bagi publik.
Di sisi lain, LKBN ANTARA di usia yang semakin tua, yakni 75 tahun, terus berbenah sejak ditetapkan menjadi perum pada tahun 2007.
"Pengembangan kantor berita nasional berbasis multimedia terus dikembangkan, ini akan menjadikan ANTARA sebagai kantor berita berkelas dunia," tambahnya.
Hanya satu saran PWI bagi lembaga "berpelat merah" itu, agar memperhatikan ketersediaan fasilitas di daerah-daerah, dan jangan kalah bersaing fasilitasnya dengan media-media lokal swasta lainnya.
"Pengembangan bisnis juga tetap dikembangkan, guna mendukung keberlangsungan dan eksistensi lembaga informasi tersebut," tambahnya.
Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo, Wahiyudin M, berharap ANTARA terus berbenah dengan mengedepankan kualitas informasi yang independen, dan menjadi panutan bagi media lain.
(T.H013/Y008)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Propam siapkan sanksi berat bagi anggota polisi bacok polisi di Pohuwato Gorontalo
01 October 2025 12:02 WIB
Viral ucapan akan merampok uang negara, anggota DPRD Gorontalo mengaku tak sadar ucapannya direkam
20 September 2025 20:12 WIB
Basarnas bersiaga penuh usai peringatan dini tsunami diaktifkan pascagempa Rusia
30 July 2025 11:10 WIB
BMKG minta warga jauhi pantai sampai waktu tiba tsunami pascagempa magnitudo 8,7 di Rusia
30 July 2025 11:08 WIB
Oknum guru di Gorontalo jadi tersangka kekerasan seksual, aksinya dipergoki di ruang OSIS
27 March 2025 13:27 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB