PJSI Sulsel mendorong sirnas Sulawesi hadapi PON
Senin, 14 November 2022 16:54 WIB
Atlet judo Sulawesi Selatan tengah fokus meningkatkan kemampuan sebelum berlaga di kejuaraan nasional.ANTARA/HO
Makassar (ANTARA) - Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sulawesi Selatan mendorong pelaksanaan sirkuit nasional Sulawesi untuk persiapan menghadapi agenda Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pengurus PJSI Sulsel Karia Jusaib di Makassar, Senin, mengatakan agenda sirnas ataupun kejuaraan antar wilayah Sulawesi menjadi peluang mengangkat perolehan poin setiap atlet agar memenuhi syarat tampil di PON mendatang.
"Kami sudah melakukan komunikasi dengan pengurus PJSI se-Sulawesi untuk merealisasikan rencana ini. Semoga agenda mendapatkan respon positif sehingga bisa kita laksanakan mulai tahun depan," ujarnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa keuntungan yang didapatkan bagi para atlet judo se-Sulawesi dengan pelaksanaan sirnas atau kejuaraan wilayah.
Pertama tentu saja sebagai ajang dan kesempatan bagi atlet untuk mengumpulkan poin agar bisa memenuhi syarat tampil di PON.
Selain itu, kata dia, kegiatan ini tentunya bisa menjadi pilihan bagi pengurus jika tidak memiliki anggaran yang cukup untuk berlaga di kejuaraan nasional di daerah luar Sulawesi.
"Kami belakangan ini memang cukup kesulitan tampil di kejurnas karena keterbatasan anggaran. Sementara pada sisi lain, kami dituntut untuk menurunkan atlet agar bisa mendapatkan poin sebagai syarat lolos PON, sehingga kita munculkan rencana ini,"jelasnya.
Pada Kejuaraan Nasional Piala Menpora di Cilodong, Jawa Barat, pada 26-28 Agustus 2022, kontingen Sulsel hanya mengandalkan daerah asal atlet untuk membiayai keberangkatan atlet menuju kejurnas setelah tidak mendapatkan anggaran dari KONI Sulsel.
Pengurus PJSI Sulsel Karia Jusaib di Makassar, Senin, mengatakan agenda sirnas ataupun kejuaraan antar wilayah Sulawesi menjadi peluang mengangkat perolehan poin setiap atlet agar memenuhi syarat tampil di PON mendatang.
"Kami sudah melakukan komunikasi dengan pengurus PJSI se-Sulawesi untuk merealisasikan rencana ini. Semoga agenda mendapatkan respon positif sehingga bisa kita laksanakan mulai tahun depan," ujarnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa keuntungan yang didapatkan bagi para atlet judo se-Sulawesi dengan pelaksanaan sirnas atau kejuaraan wilayah.
Pertama tentu saja sebagai ajang dan kesempatan bagi atlet untuk mengumpulkan poin agar bisa memenuhi syarat tampil di PON.
Selain itu, kata dia, kegiatan ini tentunya bisa menjadi pilihan bagi pengurus jika tidak memiliki anggaran yang cukup untuk berlaga di kejuaraan nasional di daerah luar Sulawesi.
"Kami belakangan ini memang cukup kesulitan tampil di kejurnas karena keterbatasan anggaran. Sementara pada sisi lain, kami dituntut untuk menurunkan atlet agar bisa mendapatkan poin sebagai syarat lolos PON, sehingga kita munculkan rencana ini,"jelasnya.
Pada Kejuaraan Nasional Piala Menpora di Cilodong, Jawa Barat, pada 26-28 Agustus 2022, kontingen Sulsel hanya mengandalkan daerah asal atlet untuk membiayai keberangkatan atlet menuju kejurnas setelah tidak mendapatkan anggaran dari KONI Sulsel.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
DPRD Sulsel segera jalankan hak angket di CPI, Jangan sampai aset Pemprov hilang
04 February 2026 13:30 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Saksikan laga persahatan timnas U-17 Indonesia vs China, harga tiket Rp50 ribu
03 February 2026 13:32 WIB