IGI dorong peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Barat
Minggu, 4 Desember 2022 7:16 WIB
Ketua IGI Wilayah Sulbar Rustan Apandi (ANTARA/HO/Dokumentasi Pribadi)
Mamuju (ANTARA) - Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Sulawesi Barat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu agar dapat setara dengan provinsi lainnya.
"Bukan berarti kualitas pendidikan di Sulbar sangat rendah, tetapi kita belum bisa bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia," kata Ketua IGI Wilayah Sulbar Rustan Apandi, dihubungi di Mamuju, Sabtu (3/12).
Ia menyampaikan bahwa secara umum, kualitas pendidikan di Sulbar belum bisa bersaing dengan provinsi lainnya di Pulau Sulawesi apalagi di Pulau Jawa.
Ada dua faktor utama yang menjadi tolok ukur kondisi pendidikan di suatu daerah menurut Rustan Apandi, yakni fasilitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) guru.
"Itu hal yang sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Perlu kerja sama yang baik untuk kemudian memajukan pendidikan karena tidak bisa dilakukan parsial-parsial antara satu daerah dengan daerah lain begitupun antarsekolah," jelas Rustan Apandi.
Ia juga menyampaikan bahwa diperlukan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Sulbar
"Harus ada sinergi sehingga wujud dari kebersamaan itu adalah peningkatan kompetensi daya kualitas pendidikan di Sulbar, bukan secara personal," tutur Rustan Apandi.
Pemprov Sulbar juga kata Rustan Apandi, perlu melihat kondisi pendidikan yang ada di setiap kabupaten untuk mengetahui fasilitas pendidikan dan kualitas guru di masing-masing daerah.
"Itu adalah salah satu poin bagaimana pemerintah memberikan layanan fasilitas kepada sekolah dalam rangka meningkatkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki," katanya.
Pemprov Sulbar juga lanjutnya, harus memberikan kesempatan dan ruang yang seluas-luasnya untuk peningkatan secara individu gurunya, peningkatan kualifikasi guru, peningkatan akses masyarakat dan peningkatan fasilitas pendidikan.
"Itu adalah domain pemerintah bekerja sama dengan satuan pendidikan yang ada dalam satu wilayah," ujar Rustan Apandi.
"Bukan berarti kualitas pendidikan di Sulbar sangat rendah, tetapi kita belum bisa bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia," kata Ketua IGI Wilayah Sulbar Rustan Apandi, dihubungi di Mamuju, Sabtu (3/12).
Ia menyampaikan bahwa secara umum, kualitas pendidikan di Sulbar belum bisa bersaing dengan provinsi lainnya di Pulau Sulawesi apalagi di Pulau Jawa.
Ada dua faktor utama yang menjadi tolok ukur kondisi pendidikan di suatu daerah menurut Rustan Apandi, yakni fasilitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) guru.
"Itu hal yang sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Perlu kerja sama yang baik untuk kemudian memajukan pendidikan karena tidak bisa dilakukan parsial-parsial antara satu daerah dengan daerah lain begitupun antarsekolah," jelas Rustan Apandi.
Ia juga menyampaikan bahwa diperlukan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Sulbar
"Harus ada sinergi sehingga wujud dari kebersamaan itu adalah peningkatan kompetensi daya kualitas pendidikan di Sulbar, bukan secara personal," tutur Rustan Apandi.
Pemprov Sulbar juga kata Rustan Apandi, perlu melihat kondisi pendidikan yang ada di setiap kabupaten untuk mengetahui fasilitas pendidikan dan kualitas guru di masing-masing daerah.
"Itu adalah salah satu poin bagaimana pemerintah memberikan layanan fasilitas kepada sekolah dalam rangka meningkatkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki," katanya.
Pemprov Sulbar juga lanjutnya, harus memberikan kesempatan dan ruang yang seluas-luasnya untuk peningkatan secara individu gurunya, peningkatan kualifikasi guru, peningkatan akses masyarakat dan peningkatan fasilitas pendidikan.
"Itu adalah domain pemerintah bekerja sama dengan satuan pendidikan yang ada dalam satu wilayah," ujar Rustan Apandi.
Pewarta : Amirullah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum mengakui Irfan Ardiansyah sebagai Ketum Ikatan Notaris Indonesia
16 January 2025 15:54 WIB, 2025
Pengurus IKA PMII Universitas Negeri Makassar masa khidmat 2023-2028 dilantik
07 March 2024 17:04 WIB, 2024
Institut Teknologi PLN siapkan 250 kuota mahasiswa baru Program Ikatan Kerja
12 February 2024 0:42 WIB, 2024
Menko PMK: Para pelajar harus berwawasan global, kreatif, dan menguasai iptek
21 August 2023 16:09 WIB, 2023
Presiden Jokowi berharap IPM jadi teladan generasi muda muslim berkelanjutan
19 August 2023 17:27 WIB, 2023