Pemda Diminta Perhatikan Pendangkalan Sungai Mamuju
Kamis, 31 Januari 2013 1:30 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Daerah Sulawesi Barat diminta warga memperhatikan pendangkalan yang terjadi di sungai Kota Mamuju dengan cara melakukan pengerukan.
"Pendangkalan yang mulai tampak terjadi di sungai Mamuju yang melintas di Kota Mamuju mesti menjadi perhatian pemerintah,"kata Bakri (34) salah seorang warga di Kelurahan Binanga Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan, pendangkalan sungai yang melintas Kota Mamuju yang letaknya berada di lingkungan padat penduduk harus mendapat perhatian agar sungai tersebut tidak meluap dan menggenangi pemukiman warga sekitar.
Menurut dia, sejak dini pendangkalan sungai tersebut harus diperhatikan karena sungai itu tampak makin tidak mampu menampung air, ketika terjadi pengdangkalan dan menjadi penyebab banjir.
"Jangan dibiarkan sungai itu mengalami pendangkalan karena apabila tidak diperhatikan pemerintah dengan cara dikeruk maka sungai itu akan meluap dan menjadi penyebab banjir ketika musim hujan,"katanya.
Menurut dia, 20 tahun lalu sungai Mamuju cukup dalam dan mampu dilalui perahu atau kapal masyarakat untuk melakukan perjalanan ke hulu sungai.
Namun kata dia, karena terjadi pendangkalan sungai kapal dan perahu kini sudah berada di muara saja karena di bagian hulu sudah terjadi pendangkalan.
Ia mengatakan, sungai tersebut juga sudah menjadi asin karena pendangkalan yang terjadi padahal dulunya sungai tersebut tawar meski di bagian muaranya, karena air laut sudah masuk ke sungai itu akibat pendangkalan yang terjadi. (T.KR-MFH/D009)
"Pendangkalan yang mulai tampak terjadi di sungai Mamuju yang melintas di Kota Mamuju mesti menjadi perhatian pemerintah,"kata Bakri (34) salah seorang warga di Kelurahan Binanga Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan, pendangkalan sungai yang melintas Kota Mamuju yang letaknya berada di lingkungan padat penduduk harus mendapat perhatian agar sungai tersebut tidak meluap dan menggenangi pemukiman warga sekitar.
Menurut dia, sejak dini pendangkalan sungai tersebut harus diperhatikan karena sungai itu tampak makin tidak mampu menampung air, ketika terjadi pengdangkalan dan menjadi penyebab banjir.
"Jangan dibiarkan sungai itu mengalami pendangkalan karena apabila tidak diperhatikan pemerintah dengan cara dikeruk maka sungai itu akan meluap dan menjadi penyebab banjir ketika musim hujan,"katanya.
Menurut dia, 20 tahun lalu sungai Mamuju cukup dalam dan mampu dilalui perahu atau kapal masyarakat untuk melakukan perjalanan ke hulu sungai.
Namun kata dia, karena terjadi pendangkalan sungai kapal dan perahu kini sudah berada di muara saja karena di bagian hulu sudah terjadi pendangkalan.
Ia mengatakan, sungai tersebut juga sudah menjadi asin karena pendangkalan yang terjadi padahal dulunya sungai tersebut tawar meski di bagian muaranya, karena air laut sudah masuk ke sungai itu akibat pendangkalan yang terjadi. (T.KR-MFH/D009)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Kemenkum Sulbar beri perlindungan hukum dengan bantu daftarkan hak cipta 12 buku
27 January 2026 16:27 WIB
Ditlantas Polda Sulbar bangun budaya tertib lalu lintas lewat BTH dari sekolah
26 January 2026 17:40 WIB
Kemenkum dan Kemenham Sulbar sinergi perkuat perlindungan kekayaan intelektual
24 January 2026 18:43 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Smart Air mendarat darurat di pantai Nabire, semua penumpang selamat
27 January 2026 15:12 WIB