Angin puting beliung merusak 10 rumah di Makassar
Rabu, 4 Januari 2023 20:06 WIB
Sejumlah warga memperbaiki atap rumah warga yang menjadi korban angin puting beliung di Makassar, Rabu (4/1/2023). ANTARA/HO/Polsek Rappocini
Makassar (ANTARA) - Bencana angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda Kota Makassar, Rabu (4/1) menyebabkan sedikitnya sepuluh rumah rusak.
Kapolsek Rappocini AKP Muhammad Yusuf Mattara di Makassar, Rabu, turun ke lokasi untuk memantau situasi setelah atap seng empat rumah diterbangkan angin puting beliung.
"Kami mendapat laporan ada rumah warga yang terkena angin puting beliung. Kami bergegas ke lokasi untuk melihat situasi dan mengecek kondisinya," ujarnya.
Berdasarkan laporan dan data anggotanya, 10 warga yang rumahnya tersapu angin puting beliung, yakni Tati (42), Sampara Dg Ngerang (65), Husni (41), Sonny Haryanto (44), Hendrik (38), Kamaluddin (55), Rijal (44), Suardi (29), Tina (54), dan Hasri (34).
AKP Yusuf Mattara mengatakan sepuluh warga ini umumnya atap sengnya tertiup angin puting beliung dan tingkat kerusakan mencapai 40 persen, bahkan beberapa warga yang rumahnya hanyut terbawa angin puting beliung tidak berada di lokasi, karena sedang beraktivitas. di luar rumah.
"Umumnya korban tidak ada di rumah saat kejadian. Ada yang pergi bekerja, ada yang menjemput anak sekolah dan lainnya. Kejadian begitu cepat, sementara warga lainnya memilih berlindung," katanya.
Salah satu saksi Baya Dg Lilo menjelaskan, saat kejadian hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa rumah, salah satunya rumah Tati dan Sampara yang terletak di belakang rumahnya.
Menurutnya, saat terjadi angin puting beliung, atap seng tersebut terbang, bahkan angin terlihat berputar-putar dan menerpa rumah warga lainnya.
Untuk kerugian akibat bencana tersebut, pihaknya masih melakukan pendataan dan belum bisa memperkirakan karena kerusakannya cukup parah.
Kapolsek Rappocini AKP Muhammad Yusuf Mattara di Makassar, Rabu, turun ke lokasi untuk memantau situasi setelah atap seng empat rumah diterbangkan angin puting beliung.
"Kami mendapat laporan ada rumah warga yang terkena angin puting beliung. Kami bergegas ke lokasi untuk melihat situasi dan mengecek kondisinya," ujarnya.
Berdasarkan laporan dan data anggotanya, 10 warga yang rumahnya tersapu angin puting beliung, yakni Tati (42), Sampara Dg Ngerang (65), Husni (41), Sonny Haryanto (44), Hendrik (38), Kamaluddin (55), Rijal (44), Suardi (29), Tina (54), dan Hasri (34).
AKP Yusuf Mattara mengatakan sepuluh warga ini umumnya atap sengnya tertiup angin puting beliung dan tingkat kerusakan mencapai 40 persen, bahkan beberapa warga yang rumahnya hanyut terbawa angin puting beliung tidak berada di lokasi, karena sedang beraktivitas. di luar rumah.
"Umumnya korban tidak ada di rumah saat kejadian. Ada yang pergi bekerja, ada yang menjemput anak sekolah dan lainnya. Kejadian begitu cepat, sementara warga lainnya memilih berlindung," katanya.
Salah satu saksi Baya Dg Lilo menjelaskan, saat kejadian hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa rumah, salah satunya rumah Tati dan Sampara yang terletak di belakang rumahnya.
Menurutnya, saat terjadi angin puting beliung, atap seng tersebut terbang, bahkan angin terlihat berputar-putar dan menerpa rumah warga lainnya.
Untuk kerugian akibat bencana tersebut, pihaknya masih melakukan pendataan dan belum bisa memperkirakan karena kerusakannya cukup parah.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulsel serahkanbantuan Rp325 juta buat korban puting beliung Pinrang
18 December 2025 11:40 WIB
BNPB fokuskan asesmen kerusakan usai puting beliung melanda Pinrang Sulsel
16 December 2025 5:42 WIB
Belasan rumah di Ujungbulu Bulukumba Sulsel diterjang puting beliung
12 February 2025 17:03 WIB, 2025
PLN salurkan bantuan 100 paket untuk korban cuaca ekstrem di Sidrap Sulsel
04 November 2024 14:32 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB