UDD : Stok Darah di Gorontalo Kosong
Senin, 22 Juli 2013 13:41 WIB
Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Gorontalo selama bulan puasa kosong, karena tidak ada satu pun pendonor sukarela yang datang menyumbangkan darah.
Manager Kualitas UDD Gorontalo Linda Olii di Gorontalo, Senin, mengatakan bahwa selama bulan puasa hanya ada 320 pendonor nonsukarela yang datang ke tempat tersebut.
"Jadi darah yang diambil dari pendonor nonsukarela (keluarga) jenis itu sudah milik pasien di rumah sakit, sedangkan stok cadangan benar-benar kosong," ungkapnya.
Ia mengakui selama bulan puasa belum ada kesadaran masyarakat Gorontalo untuk menyumbangkan darah, karena adanya anggapan donor akan membatalkan puasa atau mengganggu kesehatan.
Padahal, lanjutnya, anggapan tersebut keliru kecuali pendonor sendiri yang membatalkan puasa usai darahnya diambil.
Meski stok kosong, pihak PMI dan UDD belum melakukan upaya "jemput bola" untuk menggalang masyarakat agar mau menyumbangkan darahnya.
"Kami menunggu di UDD saja, kalau ada yang benar-benar berniat donor darah pasti akan datang dan kami terima dengan baik," tambahnya.
Menurutnya, waktu yang tepat untuk melakukan donor saat berpuasa adalah pagi hari karena kondisi tubuh masih kuat dan usai berbuka.
Sedangkan siang dan sore hari tidak disarankan karena syarat untuk pendonor harus sesudah makan empat jam sebelum pengambilan darah, katanya menjelaskan. Farochah
Manager Kualitas UDD Gorontalo Linda Olii di Gorontalo, Senin, mengatakan bahwa selama bulan puasa hanya ada 320 pendonor nonsukarela yang datang ke tempat tersebut.
"Jadi darah yang diambil dari pendonor nonsukarela (keluarga) jenis itu sudah milik pasien di rumah sakit, sedangkan stok cadangan benar-benar kosong," ungkapnya.
Ia mengakui selama bulan puasa belum ada kesadaran masyarakat Gorontalo untuk menyumbangkan darah, karena adanya anggapan donor akan membatalkan puasa atau mengganggu kesehatan.
Padahal, lanjutnya, anggapan tersebut keliru kecuali pendonor sendiri yang membatalkan puasa usai darahnya diambil.
Meski stok kosong, pihak PMI dan UDD belum melakukan upaya "jemput bola" untuk menggalang masyarakat agar mau menyumbangkan darahnya.
"Kami menunggu di UDD saja, kalau ada yang benar-benar berniat donor darah pasti akan datang dan kami terima dengan baik," tambahnya.
Menurutnya, waktu yang tepat untuk melakukan donor saat berpuasa adalah pagi hari karena kondisi tubuh masih kuat dan usai berbuka.
Sedangkan siang dan sore hari tidak disarankan karena syarat untuk pendonor harus sesudah makan empat jam sebelum pengambilan darah, katanya menjelaskan. Farochah
Pewarta : Debby Hariyanti Mano
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB
Bentrok bersenjata perbatasan Kamboja-Thailand paksa lebih banyak sekolah ditutup
16 December 2025 10:46 WIB