Mamuju (ANTARA Sulsel) - Badan Urusan Logistik Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, optimistis pengadaan beras di daerah itu bisa melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah pusat pada 2013.

"Tahun ini pemerintah telah menargetkan penyerapan pembelian beras petani yang meliputi wilayah kerja di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Mamuju Utara bisa menembus angka 4.600 ton," kata Kepala Sub Divre Bulog Mamuju Marhabang di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, jika melihat realisasi pembelian beras yang telah dilakukan selama ini, maka capaiannya bisa melampaui target.

Menurutnya, hingga awal September 2013 pihaknya telah berhasil menyerap pembelian beras petani di Mamuju hingga 3.900 ton.

"Dengan sisa waktu empat bulan lagi, saya yakin masih bisa melakukan pembelian hingga 700 ton, itu berarti pembelian beras melampaui target," katanya.

Marhabang mengatakan, sekarang stok beras yang tersimpan di gudang sekitar 2.500 ton karena telah disalurkan untuk raskin selama tujuh bulan terakhir.

"Ketersediaan stok beras yang tersimpan di gudang itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mamuju maupun di Kabupaten Mamuju Utara untuk tiga bulan ke depan. Ini berarti stok beras relatif aman untuk menghadapi lebaran Idul Adha dan Natal hingga Desember 2013," katanya.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kekurangan beras karena persiapan Bulog mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan jumlah memadai.

Ia mengatakan, jajarannya bersama mitra Bulog masih melakukan penyerapan atau pembelian beras petani.

"Hingga sekarang kami masih melakukan pembelian beras melalui mitra kerjaa. Apalagi, panen padi di beberapa kecamatan sudah dan masih berlangsung," kata Marhabang. EK Sinoel