TWA Bantimurung ramai dikunjungi saat libur Lebaran
Kamis, 11 April 2024 21:53 WIB
Suasana pengunjung yang menikmati air terjun TWA Bantimurung bersama keluarga di Kabupaten Maros saat libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 M. Antara/ Suriani Mappong
Maros (ANTARA) - Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung di Kabupaten Maros banyak dikunjungi saat hari kedua libur Idul Fitri 1445 Hijriah.
“TWA Bantimurung merupakan ikon wisata Kabupaten Maros yang menjadi andalan sejak dulu hingga saat ini dengan jumlah kunjungan mencapai 1.000 hingga 6.000 orang saat libur atau peak season,” kata Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maros Ferdiansyah di Maros, Kamis.
Dikatakannya, TWA Bantimurung yang merupakan bagian dari hamparan kawasan karst di Kabupaten Maros merupakan TWA terindah kedua di dunia setelah kawasan wisata karst di Denmark.
Menurutnya, Hari Raya Keagamaan Bantimurung selalu menjadi langganan rekreasi bersama keluarga, saudara dan sahabat. Keduanya merupakan warga Maros dan berasal dari luar Kabupaten Maros.
Hal itu dibenarkan salah satu warga Bantimurung yang berasal dari Kota Makassar, Herlina.
“Kami rela jauh-jauh ke Bantimurung untuk menikmati panorama alam dan sejuknya udara di tempat ini bersama keluarga,” ujarnya.
Meski diakui tarif masuk ke lokasi wisata tersebut lebih mahal dibandingkan destinasi wisata lain di Kabupaten Maros, namun tidak menyurutkan niatnya untuk berwisata ke tempat ini.
Menurutnya, tiket masuk seharga Rp 35 ribu per orang untuk dewasa akan terasa berat jika membawa banyak anggota keluarga. Namun hal itu sudah diusut dengan menyisihkan sebagian dana THR yang diterima menjelang Lebaran.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TWA Bantimurung Banyak Didatangi Saat Libur Idul Fitri
“TWA Bantimurung merupakan ikon wisata Kabupaten Maros yang menjadi andalan sejak dulu hingga saat ini dengan jumlah kunjungan mencapai 1.000 hingga 6.000 orang saat libur atau peak season,” kata Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maros Ferdiansyah di Maros, Kamis.
Dikatakannya, TWA Bantimurung yang merupakan bagian dari hamparan kawasan karst di Kabupaten Maros merupakan TWA terindah kedua di dunia setelah kawasan wisata karst di Denmark.
Menurutnya, Hari Raya Keagamaan Bantimurung selalu menjadi langganan rekreasi bersama keluarga, saudara dan sahabat. Keduanya merupakan warga Maros dan berasal dari luar Kabupaten Maros.
Hal itu dibenarkan salah satu warga Bantimurung yang berasal dari Kota Makassar, Herlina.
“Kami rela jauh-jauh ke Bantimurung untuk menikmati panorama alam dan sejuknya udara di tempat ini bersama keluarga,” ujarnya.
Meski diakui tarif masuk ke lokasi wisata tersebut lebih mahal dibandingkan destinasi wisata lain di Kabupaten Maros, namun tidak menyurutkan niatnya untuk berwisata ke tempat ini.
Menurutnya, tiket masuk seharga Rp 35 ribu per orang untuk dewasa akan terasa berat jika membawa banyak anggota keluarga. Namun hal itu sudah diusut dengan menyisihkan sebagian dana THR yang diterima menjelang Lebaran.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TWA Bantimurung Banyak Didatangi Saat Libur Idul Fitri
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB