Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diduga Meledak Diudara
Kamis, 13 Maret 2014 17:36 WIB
M Basri Sidehabi (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Mantan pilot pertama pesawat jet F-16 Marsdya TNI Purnawirawan M Basri Sidehabi menduga, pesawat Malaysia Airlines MH370 yang mengangkut penumpang 239 orang menghilang secara misterius kemungkinan meledak di udara pasca hilang kontak selama satu jam.
"Kalau saya menduga pesawat itu meledak di udara, karena beberapa informasi awal telah ditemukan beberapa serpihan pesawat di laut Vietnam setelah kehilangan kontak selama satu jam," ujarnya usai peluncuran dan bedah bukunya di Makassar, Senin.
Ia menjelaskan, ada beberapa kemungkinan pesawat tersebut menghilang dari radar, setelah putus kontak dengan pihak Bandara Kuala Lumpur sekitar satu jam setelah berangkat dari Kuala lumpur menuju Beijing.
"Pertama bisa saja dugaannya meledak di udara dengan tingkat ketinggian pesawat diatas rata-rata, atau kedua terjadi korsleting sehingga pesawat kehilangan kontak dengan pihak bandara kuala lumpur sehingga pesawat mengalami ganguan teknis," kata anggota DPR RI Komisi I membidangi Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi itu.
Pesawat Malaysian Airlines diyatakan hilang dan pencarian sudah memasuki hari ke-6 mulai Sabtu 8 Maret 2014 dini hari hingga 13 Maret 2014. Beberapa spekulasi pun bermunculan, baik itu dibajak maupun ada ledakan, namun belum bisa di pastikan.
Bahkan serpihan pesawat naas tersebut berhasil ditemukan satelit China. Serpihan itu ditemukan dalam radius 20 meter di posisi 105,63 derajat bujur timur dan 6,7 derajat lintang utara dalam berbagai ukuran.
Serpihan pesawat yang mengapung di permukaan laut tersebut masing-masing berukuran 13 x 18 meter dan 14 x 19 meter setelah enam hari dinyatakan hilang.
Pesawat jenis Boeing 777-200 tersebut dinyatakan hilang setelah putus kontak dengan pihak Bandara Kuala Lumpur sekitar satu jam setelah berangkat dari Kuala lumpur menuju Beijing.
Pencarian besar-besaran di laut pun dilakukan dengan melibatkan sejumlah negara, tetapi belum berhasil menemukan keberadaan pesawat itu. Sedangkan otoritas Vietnam pada Minggu malam waktu setempat menyatakan ada sebuah pesawat terbang rendah telah melihat sebuah obyek persegi panjang di perairan, sekitar 90 kilometer selatan Pulau Tho Chu.
Media pemerintah Malaysia berspekulasi bahwa obyek yang dilihat itu mungkin berasal dari pesawat yang hilang tersebut. Diketahui Boeing 777-200 dikenal memiliki catatan keamanan sangat baik.
Sebelumnya, pesawat jenis Boeing 777 dengan maskapai penerbangan Asiana Airlaines mengalami kecelakaan pada Juli 2013 lalu di bandara internasional San Fransisco. Tiga orang tewas dalam insiden tersebut diduga akibat kesalahan pilotnya. Agus Setiawan
"Kalau saya menduga pesawat itu meledak di udara, karena beberapa informasi awal telah ditemukan beberapa serpihan pesawat di laut Vietnam setelah kehilangan kontak selama satu jam," ujarnya usai peluncuran dan bedah bukunya di Makassar, Senin.
Ia menjelaskan, ada beberapa kemungkinan pesawat tersebut menghilang dari radar, setelah putus kontak dengan pihak Bandara Kuala Lumpur sekitar satu jam setelah berangkat dari Kuala lumpur menuju Beijing.
"Pertama bisa saja dugaannya meledak di udara dengan tingkat ketinggian pesawat diatas rata-rata, atau kedua terjadi korsleting sehingga pesawat kehilangan kontak dengan pihak bandara kuala lumpur sehingga pesawat mengalami ganguan teknis," kata anggota DPR RI Komisi I membidangi Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi itu.
Pesawat Malaysian Airlines diyatakan hilang dan pencarian sudah memasuki hari ke-6 mulai Sabtu 8 Maret 2014 dini hari hingga 13 Maret 2014. Beberapa spekulasi pun bermunculan, baik itu dibajak maupun ada ledakan, namun belum bisa di pastikan.
Bahkan serpihan pesawat naas tersebut berhasil ditemukan satelit China. Serpihan itu ditemukan dalam radius 20 meter di posisi 105,63 derajat bujur timur dan 6,7 derajat lintang utara dalam berbagai ukuran.
Serpihan pesawat yang mengapung di permukaan laut tersebut masing-masing berukuran 13 x 18 meter dan 14 x 19 meter setelah enam hari dinyatakan hilang.
Pesawat jenis Boeing 777-200 tersebut dinyatakan hilang setelah putus kontak dengan pihak Bandara Kuala Lumpur sekitar satu jam setelah berangkat dari Kuala lumpur menuju Beijing.
Pencarian besar-besaran di laut pun dilakukan dengan melibatkan sejumlah negara, tetapi belum berhasil menemukan keberadaan pesawat itu. Sedangkan otoritas Vietnam pada Minggu malam waktu setempat menyatakan ada sebuah pesawat terbang rendah telah melihat sebuah obyek persegi panjang di perairan, sekitar 90 kilometer selatan Pulau Tho Chu.
Media pemerintah Malaysia berspekulasi bahwa obyek yang dilihat itu mungkin berasal dari pesawat yang hilang tersebut. Diketahui Boeing 777-200 dikenal memiliki catatan keamanan sangat baik.
Sebelumnya, pesawat jenis Boeing 777 dengan maskapai penerbangan Asiana Airlaines mengalami kecelakaan pada Juli 2013 lalu di bandara internasional San Fransisco. Tiga orang tewas dalam insiden tersebut diduga akibat kesalahan pilotnya. Agus Setiawan
Pewarta : Oleh Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Sabar/Reza ke final Indonesia Masters 2026 usai singkirkan pasangan Malaysia
24 January 2026 5:13 WIB
Sabar/Reza terhenti di perempat final Malaysia Open 2026 dikalahkan unggulan kedua
10 January 2026 5:46 WIB
Malaysia Open 2026, Jafar/Felisha untuk ketujuh kalinya takluk dari Chen/Toh
07 January 2026 5:01 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB